DetikNews
Kamis 17 Agustus 2017, 19:47 WIB

Risma Resmikan Lukisan Anak Jalanan dan Berkebutuhan Khusus

Michelle Alda - detikNews
Risma Resmikan Lukisan Anak Jalanan dan Berkebutuhan Khusus Foto: Istimewa
Surabaya - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini membuka pameran lukisan anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus, yang tinggal di UPTD Kampung Anak Negeri dan Kalijudan, di Gallery Vintage Jalan Tegalsari No 35.

Dalam sambutannya, Risma memotivasi orang tua, khususnya kepada anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus di Kampung Anak Negeri, agar tetap dan terus bersyukur, serta bangga terhadap kondisi fisik mereka.

"Tuhan menciptakan manusia dengan keberagaman ini supaya kita bisa memahami dan merefleksikan, bahwa sebenarnya dunia itu indah. Memang mereka berbeda, tetapi ada talenta khusus yang Tuhan sudah berikan kepada mereka, seperti melukis atau menyanyi dan masih banyak lagi," ujar Risma di sela sambutannya, Kamis (17/8/2017).

Tak hanya memotivasi, Risma juga berpesan kepada anak-anak agar tidak berkecil hati meski memiliki latar belakang yang kelam. "Tuhan itu maha adil, semua bisa berbalik, tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau melakukannya dan bekerja keras," ujarnya.

Risma menceritakan kisah Bledheg, salah satu anak binaan Kampung Anak Negeri. Dulunya, Bledheg pembobol toko dan kini sudah membenahi dirinya. "Sekarang dia (Bledheg) hebat, mampu berprestasi di bidang olahraga tinju. Sekarang dia terpilih menjadi salah satu anggota Paskibraka, mengalahkan ratusan siswa yang lain," puji Risma diiringi tepuk tangan para hadirin.

Tak lupa ucapan terima kasih, Risma ucapkan kepada semua pihak yang mau peduli, serta menyediakan wadah kreativitas kepada anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena anak-anak ini diberi ruang dan kesempatan untuk berkreasi, sehingga kelak mereka bisa mandiri dan tidak bergantung dengan orang tuanya," tambahnya.

Menurut Risma, cara ini merupakan salah satu cara untuk membangun Surabaya dan Indonesia. "Mari di Hari Kemerdekaan ini, di usia yang sudah matang, kita semua bergandeng tangan untuk menyongsong Surabaya, terlebih Indonesia, yang lebih baik. Tidak usah ngomong kebenaran dan kesempurnaan, semua itu hanyalah milik Tuhan semata," pungkasnya.

Sementara Tedja Lesmana (29), co-founder Gallery Vintage mengaku sangat bangga karena dirinya mampu berkontribusi, sekaligus memberi wadah dan kesempatan bagi anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus. "Kini mereka bisa berkarya dan bereksplorasi melalui lukisan, sehingga karya terbaik mampu dipersembahkan bagi Surabaya dan bangsa Indonesia," kata Tedja.

Ke depan, Tedja berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus di kota lainnya. "Semoga acara ini bisa memotivasi teman-teman lain agar semakin banyak wadah atau galeri seni rupa bagi anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus," tegasnya.

Pameran yang sudah digelar sejak bulan Oktober 2015 ini menampilkan 40 karya lukisan. Di antaranya karya anak-anak jalanan dan berkebutuhan khusus. "Sekitar 10 anak yang melukis dan memamerkan karyanya," imbuh Tedja.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed