DetikNews
Kamis 17 Agustus 2017, 11:41 WIB

Sempat Grogi, Ali Fauzi Mantan Teroris Lancar Baca Naskah Proklamasi

Eko Sudjarwo - detikNews
Sempat Grogi, Ali Fauzi Mantan Teroris Lancar Baca Naskah Proklamasi Foto: Eko Sudjarwo
FOKUS BERITA: HUT RI ke-72
Lamongan - Mantan teroris yang juga Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian, Ali Fauzi mengaku grogi mendapat tugas membaca naskah proklamasi dalam upacara HUT ke-72 RI. Dia mengaku tidak bisa tidur nyenyak karena selama hidupnya tidak pernah mengikuti upacara bendera.

"Saya tidak pernah segrogi ini, saya takut jangan-jangan ada yang salah sehingga saya sempat khawatir," kata Ali Fauzi usai upacara HUT RI di di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Kamis (17/8/2017).

Ya, puluhan mantan teroris di Lamongan mengikut upacara. Selain mantan napi teroris dan mantan kombatan, upacara ini juga diikuti oleh warga Desa Tenggulun dan masyarakat umum.

Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra mengatakan pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan Yayasan Lingkar Perdamaian. Upacara inu adalah langkah awal yang menunjukkan kalau para mantan Teroris ini sudah cinta tanah air.
Ali Fauzi usai upacara HUT RI/Ali Fauzi usai upacara HUT RI/ Foto: Eko Sudjarwo

"Untuk itu kami berharap masyarakat juga menerima mereka kembali," kata Kapolres Juda usai menjadi inspektur upacara.

Juda mengatakan, pelaksanaan upacara ini bisa menunjukkan ke dunia luar bahwa Lamongan yang dikenal sebagai kota yang melahirkan terorisme, kini telah berubah menjadi kota yang bisa melahirkan perubahan ke arah yang lebih baik.

Melalui Yayasan Lingkar Perdamaian yang didirikan langsung mantan teroris, kata Juda, diharapkan bisa merangkul semua. "Ini adalah wujud dari kami, polisi dan BNPT, untuk melakukan deradikalisasi," kata Juda seraya berharap agar semua pihak mau mendukung upaya Yayasan Lingkar Perdamaian ini.

Sementara Ali Fauzi mengaku peserta upacara dari mantan kombatan sebanyak 37, sedangkan dari mantan jaringan teroris sebanyak 12 orang. "Bahkan ada yang baru keluar dari lapas 5 hari yang lalu," kata Ali Fauzi kepada wartawan.
HUT RI di LamonganHUT RI di Lamongan Foto: Eko Sudjarwo

Semua petugas upacara dalam peringatan detik-detik proklamasi, jelas dia, mantan Kombatan dan mantan napi teroris. Ali Fauzi sendiri sujud syukur usai melakukan upacara peringatan detik-detik proklamasi.

Sujud syukur ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur bisa terlibat dalam kegiatan nasional. Selain itu sujud syukur ini, karena upacara bisa berlangsung khidmat dan lancar.

Ali Fauzi menambahkan, upacara yang ia lakukan bersama mantan kombatan dan mantan teroris ini merupakan implementasi dari ikrar cinta tanah air beberapa waktu lalu yang dia lakukan bersama sekitar 50 mantan teroris. Dikatakan oleh Ali, ketika melaksanakan ikrar kembali ke NKRI dulu sempat diragukan oleh sejumlah orang. "Ini adalah jawabannya, bahwa kami serius kembali ke pangkuan NKRI," tegasnya.

Dikatakan oleh Ali, untuk mengajak para napi teroris dan mantan kombatan ini sudah berlangsung lama. Meski belum semua bisa, ke depan Yayasan Lingkar Perdamaian akan lebih memberdayakan mereka dengan asah asuh dan membuat mantan teroris ini menjadi gerakan kontra naratif dalam aksi teror.
(fat/fat)
FOKUS BERITA: HUT RI ke-72
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed