Ini Klarifikasi Produsen Garam yang Diduga Bercampur Serpihan Kaca

Ini Klarifikasi Produsen Garam yang Diduga Bercampur Serpihan Kaca

M Rofiq - detikNews
Rabu, 16 Agu 2017 15:47 WIB
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Lima hari lalu warga Probolinggo dihebohkan dengan penemuan garam Cap Daun yang diduga bercampur serpihan kaca. Namun pihak produsen membantah, jika serpihan diduga kaca itu adalah Natrium Klorida.

Klarifikasi tersebut disampaikan manajemen PT Unichemcandi Indonesia, Produsen Garam Cap Daun saat menggelar jumpa pers bersama Pemkot Probolinggo, Rabu (16/8/2017).

"Benda mirip kaca di kemasan produknya, bukan kaca melainkan Nacl atau disebut Natrium Klorida yang terlalu tinggi," kata Marketing Manager PT Unichemcandi Indonesia Benny Krismas.

Tingginya senyawa kimia tersebut ujar Benny, membuat garam halus berubah menjadi padat yang menyerupai kristal mirip kaca, dan mudah larut dengan air panas.

Foto: M Rofiq
Meski muncul gumpalan Natrium Klorida, garam tersebut tetap aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

"Aman dan tidak berbahaya untuk dikonsumsi, merk daun SNI dari nomer BPOM dan sertifikat halal," ujar Benny kepada wartawan.

Sementara, Gatot Wahyudi, Kepala Disperindag Pemkot Probolinggo, menegaskan tidak akan melakukan penarikan garam merk daun di pasaran. Sebab menurutnya sudah ada penjelasan dari pihat produsen garam. Kini pihaknya akan menunggu hasil uji lab dari Surabaya.

"Kita tidak akan melakukan penarikan garam merk daun, dan sudah ada klarifikasi benda tersebut bukan kaca, melainkan Natrium Klorida terlalu tinggi dan menyebabkan garam padat," kata Gatot.

Pihaknya saat ini menunggu hasil uji dari Dinkes Provinsi Jatim untuk menentukan nasib peredaran garam cap daun di pasaran.

"Kita menunggu hasil uji laboratorium dari Dinkes Jatim," tegasnya. (bdh/bdh)