Kepada detikcom Kusnendar mengaku dirinya menyukai tanaman sejak bekerja di PT KA di Stasiun Caruban. Dengan alasan untuk menyelamatkan lingkungan dan bumi, dirinya menanam bibit untuk diberikan kepada siapapun yang membutuhkan di momen kemerdekaan ini.
"Aneka bibit ini saya gratiskan tidak bayar yang mau menanam silahkan mengambil, saya ingin rumah warga hijau tidak panas dan semua hasil tanaman saya sendiri," jelas Kusnendar sambil menyiram tanaman bibit, Rabu (16/8/2017).
Kusnendar menuturkan untuk bibit yang telah ditanam di polibek plastik tersebut, dirinya menyediakan sekitar 1.500 bibit. Terdiri dari trembesi, buah jambu, sirsak, nangka, juwet serta asam. Dan menurutnya, yang paling banyak diminati warga yakni bibit sirsak. Alasannya, karena daunnya banyak dibutuhkan untuk obat.
"Paling banyak yang dicari itu bibit sirsak. Soalnya banyak fungsi untuk obat katanya," ungkap Kusnendar.
Pensiunan PJKA tahun 1996 tersebut merasa senang bisa memberikan bibit tanaman tersebut, meski nantinya dirinya tidak bisa merasakan buahnya. Namun dia berbangga jika anak cucu bangsa Indonesia merasakan tanaman segar itu di hari kemerdekaan ini. (fat/fat)











































