"Saya minta pengerjaannya dipercepat agar semua pihak tak dirugikan, menghambat semunya aktivitas warga dan kecepatan distribusi hasil produksi. Dan jalan-jalan daerah kita juga rusak karena semakin banyak kendaraan yang lewat untuk menghindari macet," kata Bupati Irsyad Yusuf usai melaksanakan kegiatan di Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusti, Pasuruan, Selasa (15/8/2017).
Irsyad menyayangkan lambatnya pengerjaan perbaikan jalan di jalur utama Surabaya - Banyuwangi tersebut. Bahkan beberapa kali ia melintas tak menjumpai aktivitas pekerjaan.
"Saya beberapa kali melintas hanya ada truk-truk besar dan alat-alat berat, tak melihat ada pekerjaan yang dilakukan," ungkapnya dengan nada jengkel.
Perbaikan jalan tersebut dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) 8. Perbaikan jalan dilakukan di jalur Surabaya - Banyuwangi sehingga diberlakukan contraflow di jalur sebaliknya.
Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan panjang setiap hari. Bahkan pada hari ini, kemacetan sangat parah akibat sebuah truk besar terguling dan separuh bodinya menutup jalur yang digunakan untuk contraflow. Kemacetan parah terjadi sejak Selasa pagi hingga sore hari.
"Izin pengerjaannya satu bulan. Tapi memang ini belum genap sebulan," kata Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Mellysa saat dikonfirmasi. (bdh/bdh)











































