721 PNS di Banyuwangi Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya

721 PNS di Banyuwangi Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 15 Agu 2017 16:15 WIB
721 PNS di Banyuwangi Dapat Anugerah Satyalancana Karya Satya
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menyerahkan Satyalancana Karya Satya, ke-721 PNS. Penganugerahan ini untuk PNS yang telah mengabdi selama 20 dan 30 tahun. Terdata 562 orang mendapat Satyalancana Karya Satya 30 tahun, dan Satyalancana Karya Satya 20 tahun sebanyak 159 orang.

Menurut Anas, kiprah dan jerih payah PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi sudah teruji. Hal ini sesuai dengan banyaknya penghargaan yang diterima oleh Kabupaten paling ujung timur pulau Jawa ini.

Salah satunya ditetapkan Banyuwangi sebagai kabupaten peraih Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A. Dari penghargaan tersebut, membuat Banyuwangi mendapat banyak kunjungan dari berbagai daerah.

Instansi dari berbagai daerah yang berkunjung ke Banyuwangi rata-rata tertarik untuk mengkaji sejumlah program dan inovasi, baik itu di bidang pariwisata, pelayanan publik, industri kreatif berbasis desa, pengelolaan anggaran dan kebijakan Banyuwangi lainnya.
Hampir tiap pekan ada instansi pemerintah dan berbagai lembaga datang ke Banyuwangi, untuk melakukan studi.

"Ini bentuk apresiasi dari pemerintah pusat dan daerah lain terhadap kinerja PNS Banyuwangi," ujar Anas usai memberikan penganugrahan Satyalencana Karya Satya, Selasa (15/8/2017).

"Jangan pernah puas dengan apa yang telah diraih saat ini, karena daerah lain juga terus berusaha mengejar keberhasilan kita. Mari bersama-sama jaga kekompakan, untuk Banyuwangi yang lebih baik," ajaknya.

Tak hanya itu, Anas meminta agar PNS di Banyuwangi, tidak hanya sekadar mengerjakan tugas pokok sebagai PNS saja, melainkan punya peran sosial di lingkungannya masing-masing.

"Jangan hanya kerjakan tugas pokok sebagai PNS saja, tapi juga harus punya kepedulian di lingkungan sekitar," kata Anas.

Dia mencontohkan, PNS juga harus aktif dalam majelis taklim, pengajian atau organisasi masyarakat yang memiliki dampak positif. Selain itu, Anas juga minta PNS harus inovatif. Prestasi yang diraih oleh Banyuwangi saat ini harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik lagi.

"Banyuwangi telah menjadi tujuan daerah lain untuk studi tiru. Kita harus bisa lebih baik lagi," kata Anas. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini