DetikNews
Selasa 15 Agustus 2017, 14:35 WIB

Kabupaten Pasuruan akan Kembangkan Olahraga Tradisional

Muhajir Arifin - detikNews
Kabupaten Pasuruan akan Kembangkan Olahraga Tradisional Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Selain pengembangan olahraga prestasi, Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf ingin menghidupkan olahraga tradisional di tengah masyarakat. Olahraga tradisional yang merupakan produk budaya lokal harus digali dan dikembangkan agar lestari.

"Olahraga tradisional selain menyehatkan tubuh juga melatih kepekaan jiwa, kepekaan sosial, dan tentu saja menumbuhkan kebahagiaan. Banyak sekali olahraga tradisional yang sudah hilang digantikan dengan permainan modern dan digital," kata Bupati Irsyad Yusuf saat pengukuhan pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusti, Pasuruan, Selasa (15/8/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini, jika olahraga prestasi seperti sepakbola, voli, bulutangkis dan lainnya dikembangkan lewat komite olahraga daerah atau juga Dinas Pemuda dan Olahraga, maka pengembangan olahraga tradisional ini menjadi tanggungjawab pengurus FORMI.

"Saya harap FORMI ini punya peran untuk menyelamatkan dan mempertahankan olahraga rakyat. Menggali dan mempertahankan olahraga masyarakat yang ada di Pasuruan," terangnya.
Olahraga tradisional akan dilestarikan/Olahraga tradisional akan dilestarikan/ Foto: Muhajir Arifin

Untuk itu ia berharap keberadaan FORMI mampu menjadi ujung tombak menjaga olahraga tradisional yang merupakan produk budaya masyarakat lokal.

"Semoga bisa melengkapi tugas dan peran pemerintah. Karena pemerintah ini harus mengurusi semua hal. Saya harap even-even ke depan ada turnamen atau pertandingan olahraga tradisional, seperti bendan, bentik, klompenan bersama dan lain-lain. FORMI harus jadi ujung tombak mempertahankan olahraga tradisonal yang merupakan produk budaya dan kearifan lokal," tandasnya.

Ketua FORMI Jatim, Suparman, mengaku wilayah garapan organisasi ini merupakan pembudayaan olahraga tradisional. Menurutnya, olahraga tradisional bersifat conducting, artinya kalau tak diusahakan dan dibiayai maka tak akan bisa hidup.

"Saya berharap FORMI Pasuruan bisa menggali kembali olahraga-olahraga lokal yang hilang," katanya.

Sementara Ketua FORMI Kabupaten Pasuruan, Lulis Ratnawati, menyampaikan pihaknya akan bergerak cepat untuk membumikan FORMI di Kabupaten Pasuruan. Pengurus-pengurus di tingkat kecamatan akan segera dibentuk.

"Kami sekarang juga tengah menyiapkan sejumlah kegiatan seperti pada hari jadi nanti akan digelar semacam olimpiade maupun festival dan lomba-lomba olahraga tradisional," kata perempuan yang juga istri Bupati Irsyad Yusuf ini.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed