Diserang Ulat Bulu, Ini yang Dilakukan Dinas Pertanian Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 14 Agu 2017 13:25 WIB
Foto: Ardian Fanani
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dengan serangan hama ulat bulu di Lingkungan Solong, Kelurahan Klatak, Banyuwangi, Dinas Pertanian (Disperta) setempat langsung melakukan penyemprotan hama ulat bulu.

Petugas lapangan dari Disperta langsung melakukan penyemprotan dengan pestisida. Seluruh rumah warga yang terserang disemprot. Tak hanya itu, beberapa tanaman yang diserang ulat bulu tak luput dari pembasmian tersebut.

"Kita langsung turun ke lapangan. Petugas lapangan kami langsung melakukan penyemprotan," ujar Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan, kepada detikcom, Senin (14/8/2017).
Dinas Pertanian Banyuwangi semprot pestisida/Dinas Pertanian Banyuwangi semprot pestisida/ Foto: Ardian Fanani

Menurut Arief penyemprotan pestisida ini selain untuk membasmi hama ulat bulu, juga untuk mencegah agar tidak berkembang dan menyebar ke tempat lainnya.

Arief mengaku keberadaan hama ini karena perubahan iklim dari hujan ke kemarau. Menurutnya, wabah serangan ulat bulu tidak terlalu berbahaya. Ini diprediksikan hanya terjadi selama 2 minggu.

"Secara alami ulat bulu ini akan muncul ketika perubahan iklim," kata Arief.

Saat ini pihaknya menginventaris radius perkembangan ulat bulu, agar tidak menyebar ke tempat lain. "Kita kirimkan Mobil Layanan Pertanian Terpadu (Bilaperdu) ke lokasi. Mereka yang akan mengatasi agar tidak menyebar ke tempat lain," ujarnya. (fat/fat)