DetikNews
Jumat 11 Agustus 2017, 15:53 WIB

Begini Cara Bupati Banyuwangi Promosikan Daerahnya

Ardian Fanani - detikNews
Begini Cara Bupati Banyuwangi Promosikan Daerahnya Foto: Istimewa
Banyuwangi - Beragam cara dilakukan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas agar daerahnya bisa dikenal luas. Tidak hanya di lingkup nasional, promosi juga dilakukan di negara lain.

Seperti yang dilakukan Bupati Anas saat diundang dalam Mayors Caucus, forum pertemuan 140 walikota se-Malaysia yang digelar di Kuala Lumpur, Rabu (9/8/2017). Dalam forum yang digelar pertama kali itu, 140 wali kota di Malaysia ini mengundang empat tokoh luar negeri untuk memaparkan kiat mereka mengembangkan daerahnya masing-masing. Selain Bupati Anas yang mewakili Indonesia, juga terdapat tokoh dari Kanada, Jepang, dan Vietnam.

"Dalam forum itu, selain menyampaikan sejumlah inovasi daerah kami manfaatkan pula untuk mempromosikan Banyuwangi. Responnya sungguh luar biasa. Para walikota di Malaysia ini bahkan akan menjadwalkan kunjungan ke Banyuwangi akhir tahun ini," ujar Anas kepada wartawan, Jumat (11/8/2017).

Dua hari di Malaysia benar-benar dimanfaatkan Anas untuk promosi Banyuwangi. Anas bahkan mendapatkan kesempatan untuk tampil siaran langsung di salah satu televisi swasta terbesar di Malaysia, Astro Awani TV.

"Kami juga bertemu dengan Menteri Urusan Perdagangan Antarabangsa dan Industri Dato' Sri Mustofa Muhammed. Di sela-sela pertemuan tersebut, kami juga kenalkan ke pak Menteri tentang wisata Banyuwangi. Beliau langsung berniat berlibur di Banyuwangi," kata Anas.

Bupati berusia 44 tahun ini memang terkenal getol mempromosikan daerahnya di setiap kesempatan. Tak hanya di even besar, Bupati Anas bahkan menyempatkan diri hadir di pertemuan para agen travel Banyuwangi.

"Saya titip pesan khusus ke agen travel untuk tidak lupa memberikan leaflet tentang destinasi wisata dan even-even yang ada di Banyuwangi. Ini bisa memperpanjang masa tinggal mereka di Banyuwangi," jelas Anas.

Bukan sekedar promosi saja, Bupati Anas juga terus meningkatkan amenitas, akses, dan atraksi di Banyuwangi. Banyuwangi memiliki agenda atraksi wisata tahunan yang terangkum dalam Banyuwangi Festival yang digunakan untuk menarik wisatawan. Tahun 2017 ini ada 72 even yang digelar sepanjang tahun.

Penataan destinasi juga digarap untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Untuk wisatawan domestik, dari tingkat kunjungan sekitar 500.000 wisatawan pada 2010 meningkat menjadi kisaran 4 juta orang pada 2016. Adapun wisatawan mancanegara naik dari kisaran 7.000 menjadi 75.000 wisman. Jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi pun melonjak 1.340 persen dari 7.826 orang pada 2010 menjadi lebih dari 112.000 pada 2016.

"Insya Allah kami targetkan Bandara Banyuwangi akan ada international flight secara langsung pada 2019. Pararel dengan itu kini sedang dibangun marina terintegrasi oleh BUMN yang siap menampung yacht-yacht," ujar Anas.

Kekonsistensian Banyuwangi mengembangkan pariwisatanya juga mendapat apresiasi Kemenpar. "Atas semua upaya yang kita lakukan, Kemenpar mendukung promosi Banyuwangi dengan mengiklankan destinasi dan atraksi wisata kita di luar negeri," pungkas Anas.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed