DetikNews
Kamis 03 Agustus 2017, 21:11 WIB

Komplotan Penggelapan Mobil Sewa Dibekuk, 19 Mobil Diamankan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Komplotan Penggelapan Mobil Sewa Dibekuk, 19 Mobil Diamankan Tiga pelaku penggelapan mobil dibekuk (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Komplotan penggelapan mobil sewa dibekuk. Pelaku berjumlah tiga orang. Mereka telah menggelapkan 19 mobil rental di sejumlah wilayah di Jatim.

Para tersangka adalah Sholihudin alias Agil (36), warga Jalan Kyai Cempo, Sidoarjo; Fajar Susilo alias Silo (37), warga Tulangan, Pacitan; dan Purwanto alias Kenthus (25), warga Tulakan, Pacitan.

Kasus ini berawal dari laporan anggota polisi bernama Nuriadi yang tiga mobilnya disewa oleh seseorang namun tak dikembalikan. Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan.

"Setelah menerima laporan, Polsek Bubutan segera melakukan penyelidikan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela kepada wartawan, Kamis (3/8/2017).

Kasus ini memang ditangani Polsek Bubutan. Ketiga mobil itu sendiri hilang sejak April lalu. AKP Budi Waluyo selaku Kanit Reskrim melacak keberadaan tiga mobil itu melalui GPS yang terpasang. Ternyata diketahui mobil itu berada di Pacitan.

Tiga mobil itu yakni Toyota Kijang Innova W 1205 RN, Toyota Avanza W 1925 SM, dan Toyota Avanza W 1525 SN dapat diamankan. Polisi juga berhasil membekuk dua orang yakni Silo dan Kenthus.

Kepada penyidik Silo dan Agus mengakui bahwa mereka adalah perantara untuk menjualkan mobil tersebut. Sementara yang mencari mobil dari usaha penyewaan mobil adalah Agil.

"Selama menyelidiki dan memburu Agil, kami menemukan barang bukti mobil lain sehingga total mobil yang kami temukan ada 19 mobil. Semua mobil berada di Pacitan," kata Leo.

Agil sendiri akhirnya dapat ditangkap pada akhir Juli kemarin. Dia ditangkap di sebuah hotel di Madiun. Agil sempat berpindah-pindah lokasi tempat tinggal sehingga polisi membutuhkan waktu enam hari memburunya.

Kepada penyidik, Agil mengatakan bahwa dia selalu berhasil menyewa mobil karena nilai sewa yang cukup tinggi. Untuk Xenia dan Avanza, Agil berani membayar Rp 4,5 juta per bulan. Sementara untuk Innova, Agil berani membayar Rp 6,5 juta.

Kepada pengusaha penyewaan mobil, Agil mengatakan bahwa mobil tersebut disewa untuk operasional sebuah proyek di Pacitan. Awalnya, uang sewa yang dijanjikan selalu dibayar. Namun setelah dua bulan, uang sewa pun macet. Dan Agil lalu menghilang tanpa jejak.

Setelah mobil di tangan, Agil menyuruh Silo dan Kenthus untuk menggadaikan mobil-mobil tersebut. Mobil itu digadaikan seharga Rp 20-30 juta. Ada beragam mobil yang digadaikan seperti Innova, Avanza, Xenia, Terios, dan Datsun. Mobil-mobil itu berasal dari penyewaan di Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Bojonegoro.

Dari 19 mobil yang diamankan, ada lima mobil yang sudah diketahui pemiliknya. Leo sendiri yang menyerahkan mobil tersebut ke pemiliknya.

"Akan kami hubungi pemilik mobil sesuai alamat di STNK. Atau bagi yang merasa kehilangan mobil, silakan datang ke Polsek Bubutan, tentunya dengan membawa bukti kepemilikan mobil yang sah," tandas Leo.
(iwd/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed