Kini komunitas Difabel Motor Indonesia (DMI) diajak mengikuti sosialisasi cara berkendara yang aman dengan tema 'cangkruk'an DMI bersama Satlantas Polrestabes Surabaya', Sabtu (29/7/2017).
"Kami selalu kedepankan komunikasi seperti ini. Karena sesungguhnya kekuatan polisi adalah masyarakat," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal dalam sambutannya.
Iqbal juga pastikan pembuatan SIM D atau SIM khusus difabel akan dipermudah serta meminta pada komunitas DMI tidak sungkan jika ingin meminta pertolongan pada kepolisian.
"Soal SIM D tenang saja, bahkan kalau butuh pengawalan kita siap. Kalau perlu saya sendiri yang kawal," ujar Iqbal yang disambut tepuk tangan anggota komunitas DMI yang hadir.
Foto: Zainal Effendi |
Selain sosialisasi cara berkendara aman, Iqbal dan Kasatlantas AKBP Adewira Siregar memberikan bantuan kaki palsu pada Ignatia Puji Purwaningsih (53) korban kecelakaan lalu lintas.
"Kami akan berusaha rutin tiap bulan memberikan bantuan pada korban kecelakaan lalu lintas. Saat ini satu korban laka lantas yang kami beri bantuan kaki palsu," kata AKBP Adewira.
Sementara Ignatia korban laka lantas yang mendapat bantuan mengaku sangat berterima kasih dan bahagia mendapat kaki palsu. Karena sejak alami kecelakaan yang menyebabkan kaki kirinya hingga lutut diamputasi usai terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di kawasan Jemursari.
"Dengan bantuan ini saya akan bisa beraktivitas seperti dulu tanpa menggunakan kursi roda dan mengimbau pada semua pengendara sepeda motor agar lebih berhati hati dan waspada selama berkendara," ujar Ignatia. (ze/bdh)












































Foto: Zainal Effendi