Diduga Bom, Koper di Stasiun Pasar Turi Ternyata Isi Pakaian

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Sabtu, 29 Jul 2017 09:49 WIB
Tim Gegana datang ke Stasiun Pasar Turi (Foto: Istimewa)
Surabaya - Sebuah tas koper hitam sempat menggegerkan Stasiun Pasar Turi. Ada yang melapor bahwa koper besar itu diduga berisi bom. Tim Gegana pun diluncurkan ke lokasi.

"Kronologinya ini berawal pada pukul 14.00 WIB, ada seorang pria menitipkan koper ke seorang tukang ojek yang ada di pangkalan ojek di depan stasiun," ujar Kapolsek Bubutan Kompol Dies Ferra kepada wartawan di Stasiun Pasar Turi, Sabtu (29/7/2017).

Pria tersebut mengaku bahwa dia kehilangan dompet. Beralasan koper itu besar dan berat, dia menitipkannya untuk sementara karena dia hendak membuat laporan kehilangan ke polisi. Tukang ojek itu pun tak curiga dan bersedia dititipi.

Namun hingga pukul 19.00 WIB, koper besar itu ternyata tak diambil juga. Dari situlah kecurigaan bermula. Tukang ojek kemudian melapor ke kantor Unit Pam Obvit yang kebetulan tak jauh dari stasiun.

Polisi berjaga di Stasiun Pasar TuriPolisi berjaga di Stasiun Pasar Turi Foto: Istimewa
"Pam Obvit kemudian lapor ke kami. Dan saya menghubungi Kapolrestabes," kata Ferra.

Petunjuk selanjutnya adalah mendatangkan tim Gegana. Tim gegana yang datang segera melakukan pengecekan. Hasilnya adalah, koper tersebut ternyata tak berisi barang berbahaya. Hanya berisi barang pribadi.

"Isinya beberapa baju, buku novel, minyak kayu putih, dan barang pribadi lainnya. Kami belum tahu siapa pemilik koper ini. Saksi masih kami mintai keterangan," tandas Ferra. (iwd/bdh)