Namun sayang, pertalite 200 liter yang dibawanya habis terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Api tak hanya membakar pikap saja. Api yang membesar itu juga membakar bagian depan rumah milik Suyono.
Menurut saksi mata, Musairi (45), mobil pikap yang berjalan dari arah timur itu sudah terbakar sebelum mencapai lokasi. Hal tersebut tak disadari oleh sopir pikap. Baru kemudian pengendara motor memberitahukan jika bagian belakang pikap itu terbakar kepada sang sopir.
Kontan saja, sang sopir yang menyadari dalam kondisi berbahaya, sopir kemudian melompat keluar dari mobil. Mobil dibiarkan berjalan hingga nyemplung ke selokan.
Mobil pikap ludes terbakar/ Foto: Ardian Fanani |
"Sudah terbakar saat jalan. Tadi ada yang memberitahu, sopirnya langsung loncat keluar mobil. Mobilnya dibiarkan dan masuk selokan. Apinya juga kena rumah bagian depan," ujarnya kepada detikcom.
Dari kejadian tersebut, kata Musairi, sopir pikap mengalami luka di bagian kepala dan lengan. Ini dikarenakan api sudah membesar dan masuk ke kabin pikap. Sementara warga hanya bisa melihat kebakaran tersebut, karena dikhawatirkan jerigen tempat menampung pertalite meledak.
"Warga tak berani mendekat. Karena takut meledak," ujarnya.
Api yang semakin mengecil kemudian dipadamkan oleh warga sekitar menggunakan air dan pasir. Sebelumnya, warga mengevakuasi sopir pikap tersebut ke puskesmas terdekat.
Sementara kerusakan rumah hanya terjadi di teras bagian depan saja. Namun hal tersebut sempat membuat shock pemilik rumah.
"Alhamdulillah selamat. Rumah saya tidak terbakar," ujar Suyono. (fat/fat)











































Mobil pikap ludes terbakar/ Foto: Ardian Fanani