Mobil Patroli Kecoh Pengendara ini akan Dipindah ke Tempat Lain

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 25 Jul 2017 13:26 WIB
Foto: Istimewa
Tuban - Keefektifan mobil patroli palsu ini menekan angka kecelakaan mendorong polisi menambah jumlahnya. Rencananya polisi memindahkan mobil patroli palsu itu ke tempat lain sebagai terapi kejut.

Pertimbangan pengguna jalan sudah hapal letak mobil palsu tersebut. Empat mobil yang telah terpasang sebelumnya ada di Kecamatan Widang dan Jenu. Yakni, kawasan Compreng dan Kepet yang mengarah ke Lamongan. Sementara di Kecamatan Jenu, ada di kawasan Jatipeteng dan Bulu yang mengarah ke Semarang.

"Rencananya akan kita pindah. Pertimbangan pengguna jalan sudah hapal letak mobil palsu tersebut," kata Kasat lantas AKP Eko kepada detikcom saat dihubungi, Selasa (25/7/2017).

Selain akan dipindah ke tempat lain, jelas dia, mobil tersebut akan ditambah asesoris lampu sehingga akan terlihat lebih nyata.

"Akan kami tambah dan tambahkan lampu agar tambah nyata. Selain itu, upaya kami menekan angka kecelakaan adalah membuat speed trap dan pita kejut," tandas Eko.

Namun Eko enggan mengatakan di mana titik-titik mobil palsu itu akan diletakkan. Biarlah nanti menjadi kejutan yang akan membuat pengguna jalan tidak ugal-ugalan di jalan. Empat titik di mana mobil yang sekarang diletakkan pun rencananya hendak dipindahkan.

"Akan kami pindahkan, karena sudah lama, pengguna jalan sudah banyak yang hapal," kata Eko.

Mobil polisi palsu terbuat dari triplek terpaksa dipasang di jalur pantura Tuban. Aksi Polres Tuban ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan menghindari pengguna jalan melakukan pelanggaran. Mobil ini menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi cara agar pengguna jalan tak ngebut di jalanan. Sebab kerap sebagai pengguna jalan mudah menjumpai mobil-mobil polisi di sekitar jalan dan mengurangi kecepatan kendaraan. (fat/fat)