Begini Komplotan Tiga Perempuan di Surabaya Membuat Uang Palsu

Begini Komplotan Tiga Perempuan di Surabaya Membuat Uang Palsu

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Senin, 24 Jul 2017 11:43 WIB
Begini Komplotan Tiga Perempuan di Surabaya Membuat Uang Palsu
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Tiga perempuan yang merupakan komplotan pembuat dan pengedar uang palsu (upal) telah diamankan. Otaknya adalah Siti Soleha. Bagaimana cara Siti membuat upal?

"Tersangka membuat upal dengan cara dicetak (print)," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal kepada wartawan, Senin (24/7/2017).

Dalam pembuatannya, Siti mencetak satu upal terlebih dahulu menggunakan printer tinta di atas kertas HVS. Pada bagian pita pengaman upal itu kemudian ditempelkan kertas kado warna ungu menggunakan lem. Upal yang sudah ditempel kertas kado ungu tersebut kemudian dicetak lagi sebanyak yang diinginkan.

"Setelah jadi, upalnya digunting," kata Iqbal.

Dilihat secara kasat mata, hasil cetakan upal tersebut terlihat tak bagus. Warna yang tercipta kurang sempurna dibandingkan dengan uang asli. Terlebih saat upal tersebut diraba. Tak ada yang kasar dari upal itu, semuanya terasa halus. Padahal uang asli permukaannya terasa agak kasar.
Kapolrestabes Surabaya dengan tiga tersangka/Kapolrestabes Surabaya dengan tiga tersangka/ Foto: Imam Wahyudiyanta

"Pelakunya adalah amatiran," kata Iqbal.

Siti membuat upal tidak di Surabaya, namun di kosnya yang ada di Burneh, Bangkalan. Sudah dua bulan Siti dan dua rekannya membuat dan mengedarkan upal.

Komplotan pembuat dan pengedar upal diamankan. Mereka terdiri dari tiga perempuan. Mereka adalah Siti Soleha (31) kos di Desa Pandian, Burneh, Bangkalan atau kontrak di Bulak Rukem VII Wonokusumo, Semampir, Tuni (50) warga Surtikanti, Sidotopo atau kos di Kedung Mangu Selatan Sidotopo, Semampir dan Mala Herlina (49) warga Bulak Rukem, Wonokusumo, Semampir. (iwd/fat)
Berita Terkait