Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lamongan Sun'ah mengatakan, kesiapan dan kelayakan SMKN 1 Lamongan menjadi BLUD tersebut seperti disampaikan oleh komisi E DPRD provinsi Jatim saat kunjungan di Lamongan. Dikatakan oleh Sun'ah, SMKN 1 Lamongan, setelah mengunjungi SMKN 1 Lamongan, komisi E berkesimpulan kalau salah satu sekolah kejuruan di Lamongan ini layak untuk dijadikan sekolah BLUD.
"Di Jatim ada 7 usulan dan Lamongan layak masuk menurut wakil ketua komisi E," kata Sun'ah, Rabu (19/7/2017).
Sun'ah mengatakan, kalau dari segi kesiapan, SMKN 1 Lamongan dinilai siap karena sudah bisa mandiri karena sudah ada beberapa produk boga yang layak jual dan bermitra dengan hotel dan pihak-pihak yang terlibat dalam dunia pariwisata yang sudah ada jurusannya di sekolah tersebut. Dengan menjadi BLUD, kata, Sun'ah, maka kemajuan sekolah tersebut akan semakin pesat.
Sun'ah menjelaskan, konsekuensi dari perubahan sekolah menjadi BLUD tersebut adalah perihal keuangan sekolah akan menjadi hak otonomi dari sekolah tersebut, baik SPP ataupun penjualan jasa ke swasta. Di bidang kesejahteraan, Sun'ah mengaku kalau kesejahteraan lebih bagus karena status kepala sekolah bukan kepala UPT tapi direktur.
"Ke depannya, juga bisa angkat tenaga dari luar yang digaji sesuai standar BLUD," terangnya. (iwd/iwd)










































