Telan 52 Benda Tajam: Hendro Baca Doa Agar Tak Lukai Tenggorokan

Yakub Mulyono - detikNews
Selasa, 18 Jul 2017 18:48 WIB
Hendro Masih Dirawat di RSD dr Soebandi Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember - 52 Benda tajam bersarang di perut Hendro Widjatmiko (30). Bagaimana benda-benda itu masuk ke perut pria asal Situbondo itu? Ini Pengakuannya.

"Ya saya telan satu per satu. Kayak orang yang lagi makan itu," kata Hendro saat ditemui detikcom di Rumah Mawar RSD dr Soebandi Jember, Selasa (18/7/2017).

Pria ini lalu menceritakan alasannya menelan sejumlah benda yang akhirnya membuat dia harus menjalani operasi itu. "Sekitar lebaran yang lalu, saya sering merasa sakit perut. Mulas dan sakit sekali, kayak ditusuk-tusuk apa gitu. Saya ingin sakit di perut saya itu segera sembuh," katanya.

Entah kenapa, tidak terlintas di benak Hendro untuk minum obat agar sakit di perutnya bisa sembuh. Malah timbul niat akan melawan sakit di perutnya itu dengan makan benda-benda yang tak lazim bagi manusia. "Saya lupa yang pertama saya makan apa, mungkin korek api gas. Karena memang barang itu mudah saya temukan di sekitar rumah," ujar Hendro.

Benda itu dia telan seperti layaknya ketika orang makan obat. "Saya dorong pakai tangan hingga ke tenggorokan, lalu saya telan, begitu saja kok," katanya.

Begitulah Hendro menelan sejumlah benda hingga mencapai puluhan buah. "Untuk yang paku payung, saya dorong dengan minum air putih. Posisi payungnya juga masuk lebih dulu," tambahnya.

Apa tidak takut benda-benda itu melukai tenggorokan? "Saya selalu baca ayat Alquran ketika melakukannya. Kadang surat Alfatihah, kadang surat Yasin dan ayat-ayat lain. Mungkin itu yang membuat tenggorokan saya tidak terluka," kata Hendro.

Saat menelan benda-benda itu, Hendro memilih ketika rumah dalam keadaan sepi. Kebetulan di rumah itu, dia hanya tinggal dengan ibunya. Dia juga mendapat benda-benda itu dari sekitar rumah. "Seringnya sih habis Maghrib. Keadaan rumah sepi," ujarnya.

Puluhan benda tak lazim akhirnya memang masuk ke perut Hendro. Namun tujuan pria itu agar sembuh dari sakit tak terbukti. Sebaliknya, sakit di perutnya malah menjadi. Bahkan perutnya terlihat membengkak.

Beruntung pihak keluarga segera membawa pria itu ke rumah sakit, dan segera mendapat penanganan medis. "Ya kapok lah, apalagi sampai operasi," ungkap Hendro dengan rasa menyesal.

Kini, Hendro masih terbaring di ranjang ruang Mawar RSD dr Soebandi Jember. Dia belum genap 1x24 jam berada di sana usai menjalani operasi pengangkatan sejumlah benda tajam dan benda asing yang berada di dalam perutnya.

Tampak kain perban putih memanjang dari pusar hingga hampir dada pria itu. Perban itu untuk menutup luka bekas sayatan ketika dokter mengoperasi perut Hendro.

Dokter berhasil mengangkat benda yang berada di perut Hendro yang totalnya mencapai 52 buah. Benda-benda yang diambil dokter dari perut manusia Hendro diantaranya korek api gas, paku payung, garpu, cutter, baterai dan uang logam. (bdh/bdh)