DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 17:43 WIB

Atasi Kemiskinan, Program GERTAK Trenggalek Raih Penghargaan

Budi Hartadi - detikNews
Atasi Kemiskinan, Program GERTAK Trenggalek Raih Penghargaan Foto: Humas Pemkab Trenggalek
Surabaya - Bupati Trenggalek Emil Dardak benar-benar memperhatikan warganya yang masih hidup dibawah kemiskinan. Untuk mengatasi kesenjangan sosial itu, Pemkab membuat program Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK).

Gagasan suami artis Arumi Bachsin ini pun diganjar penghargaan 'WOW Service Excellence', dari Mark Plus, Selasa (11/7/2017) lalu.

"Istilah GERTAK muncul saat rembug dengan mas wakil bupati, karena kita butuh gebrakan dalam mengatasi kemiskinan di Trenggalek. Dan ini adalah masalah jiwa bukan hanya materi. Dengan nama yang tegas, harapannya ada semangat dalam memberantas kemiskinan," kata Bupati Trenggalek, Emil Dardak, Senin (17/7/2017).

Dengan mengedepankan istilah tengok bawah lanjut Emil, maka diharapkan semangat gotong royong bisa terwujud, karena warga miskin tidak hanya melihat keatas kepada warga yang lebih mampu, tapi juga bisa bersyukur karena ada warga lain yang mungkin kurang mampu.

Atasi Kemiskinan, Program GERTAK Trenggalek Raih PenghargaanFoto: Humas Pemkab Trenggalek
"Melalui musyawarah desa, maka secara kolektif seluruh warga akan berupaya bersama-sama untuk menolong mereka yang kurang beruntung," ujar Emil.

Guna mengatasi persoalan tersebut, Posko GERTAK pun didirikan di halaman rumah dinas Wakil Bupati Moch Nur Arifin.

"Kalau kita sering dengar pelayanan terpadu satu pintu bagi investor, kini ada pelayanan terpadu bagi warga miskin. Tidak perlu diping pong kesana sini, karena setiap unit kerja punya perwakilan yang berkantor di posko GERTAK," kata Emil sambil menambahkan jika pundi kepedulian komunitas dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut menjadi bagian dari Posko GERTAK.

Sejak ada Posko GERTAK, warga miskin di Trenggalek kini tidak perlu susah-susah kalau mau berobat atau mengakses program pemberdayaan ekonomi.

Emil menambahkan, posko yang dirancang high-tech mampu mendukung verifikasi data kemiskinan dengan cepat, dan memberi dukungan secara sigap karena lengkapnya keterwakilan instansi dan lembaga yang berkompeten.

"Jika warga miskin sudah tidak kesulitan berobat dan sekolah, maka mereka bisa lebih fokus dalam ikhtiar memperbaiki kondisi ekonomi mereka termasuk melalui program pemberdayaan dari pemerintah," harap Emil.
(bdh/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed