Wakil Komandan Pasmar-1 Kolonel (Mar) Siswoto mengatakan latihan bersama antara Indonesia dengan Amerika Serikat dalam bentuk gladi posko tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama taktik dan prosedur pasukan multinasional dalam hubungan operasi bantuan kemanusaiaan dengan menggunakan sistem perencanaan militer.
"Selain itu juga untuk melatih unsur pimpinan dan pembantu pimpinan Satuan Korps Marinir tingkat batalyon dalam proses pengambilan keputusan militer sesuai level jabatan terkait penanganan bencana alam," kata Siswanto dalam amanah upacara dalam rangka latihan bersama di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Senin (17/7/2017).
Latihan hingga 21 Juli 2017 itu berjumlah 35 peserta. Rinciannya, 25 prajurit Korps Marinir TNI AL dan 10 prajurit United States Marine Corps (USMC).
Siswanto berharap latihan yang menggunakan teknologi simulator terbaru tersebut bisa meningkatkan kemampuan Marinir di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Fungsinya, siap menuju profesionalitas prajurit di abad komputerisasi, dengan tetap dilandasi rasa persaudaraan marines brotherhood antar prajurit Marinir kedua negara.
"Saya yakin dan percaya, sumbangsih dan kerja keras selama melaksanakan latihan ini akan meningkatkan hubungan baik kedua Negara khususnya Korps Marinir TNI AL dan USMC, dengan harapan semoga latihan ini dapat terlaksana secara berkesinambungan dimasa yang akan datang," harapnya dalam rilis yang diterima detikcom. (ze/fat)











































