Gus Ipul Diminta Membantu BNN Jatim Bila Ingin Sukses

Pesan Gubernur Jatim

Gus Ipul Diminta Membantu BNN Jatim Bila Ingin Sukses

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 22:52 WIB
Gus Ipul Diminta Membantu BNN Jatim Bila Ingin Sukses
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo minta Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk membantu Fatkhur Rahman, Ketua BNN Provinsi Jawa Timur, jika ingin sukses di Pemilihan Gubernur Jatim 2018 mendatang.

"Saya dengar dimana-mana Gus Ipul mau calonkan Gubernur Jawa Timur. Kalau mau sukses, bantu Pak Fatkhur Rahman," ujar Soekarwo saat memberikan sambutan di acara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang diselenggarakab Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, di lapangan Markas Kodam V Brawijaya, Kamis (13/7/2017).

Peringatan HANI di lapangan Makodam V Brawijaya dihadiri Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin. Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Maruli Hutagalung. Pangarmatim. Pejabat Bank Indonesia di Surabaya. Pangkotama. Serta pejabat dari kalangan TNI, Polda Jatim, sipil, serta pelajar.

Selain menyinggung Gus Ipul-yang juga Wakil Gubernur Jatim. Soekarwo juga menyinggung Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko

"Kita minta bantuan pak pangdam. Tentara membantu menjelaskan ke masyarakat tentang bahaya narkoba," katanya.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo, juga minta Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, untuk menembak pelaku narkoba.

"Kita minta bantuan Pak Kapolda. Kalau waktunya ditembak. Tembakk saja," pintanya.

"Kita minta bantuan pak kajati. Kalau waktunya ditahan, ditahan saja," terangnya.

Gubernur juga minta Pangarmatim, untuk menenggelamkan pemasok narkoba yang menggunakan jalur laut.

"Kita mibta Pak Pangarmatim. Kalau ada lewat laut, tenggelamkan saja. Tidak hanya (kapal) pencuri ikan. Pembawa narkoba juga ditenggelamkan," jelasnya.

Soekarwo juga minta bantuan Pangkotama, Bank Indonesia, maupun pelajar yang mengenakan seragam sekolag, untuk ikut memerangi bahaya narkoba.

Soekarwo juga membeberkan kenapa narkoba bisa masuk ke Indonesia, maupun Jawa Timur.

"Indonesia dijajah lewat kekuatan militer, nggak ada yang berani di dunia ini. Ternyata, mereka tahu persis, bahwa yang bisa merusak abak muda adalah lewat narkoba. Karena itu, kita harus lawan. Sanggup," kata Soekarwo, yang dijawab hadirin "Sanggup,".

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan kepada Kepala BNNP Jatim Fatkhur Rahman.

"Pak Fatkhur minum pil kereng sedikit, biar agak tega sedikit," pungkasnya.

Di acara peringatan HANI 2017 di lapangan Makodam Brawijaya, BNN Provinsi Jatim memberikan penghargaan dan pin ke relawan P4GN (Pencegahan, Penyalahgunaan, Pemberantasan, Peredaran gelap Narkoba). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Soekarwo.

Penerima penghargaan yakni Pemerintah Kota Batu (kategori pemerintahan). PT PP Properti (kategori perusahaan). Granat (kategori komponen masyarakat). Zainul Arifin (kategori perorangan). SMP Hang Tuah 5 Sidoarjo (kategori pendidikan).

Sedangkan penerima PIN relawan P4GN dalam rangka HANI 2017 yakni, Eric Susanto dari Kab Blitar. Mulyadi dari Kab Lumajang. Eko Hariyanto dari Kota Mojokerto. Sri Minarni daro Kab Nganjuk. Catur Santoso dari Kab Tulungagung. Sumarno dari Kota Malang. Syaiful Hadi dari Kab Trenggalek. RR Rina Ummu Hani Assalamah dari Kab Ponorogo. Laurensia Andry Kristanty Handoyo dari Kota Surabaya. M Arifin dari Kota Surabaya dan Juni Kiswanto dari Kab Mojokerto.

Selain itu, masyarakat yang menghadiri peringatan HANI 2017, dihibur berbagai kesenian tradisional hingga artis Charlie dan musik dangdut. (roi/bdh)
Berita Terkait