Kabupaten Situbondo akan Gelar Festival dan Pemilihan Ratu Kopi

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 19:02 WIB
Foto: iStock
Situbondo - Kopi khas Kayumas Situbondo akan menjadi ikon tersendiri dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-199, 15 Agustus mendatang.

Pemkab Situbondo menyiapkan sejumlah even terkait kopi Kayumas, sebagai potensi unggulan Kabupaten Situbondo. Termasuk festival kopi dan pemilihan Ratu Kopi Situbondo.

Even ini sekaligus dalam rangka lebih memperkenalkan potensi kopi khas Kayumas sebagai komuditas kopi unggulan.

"Faktanya memang begitu. Bahkan pasarannya sampai manca negara. Potensi ini akan kita perkenalkan sebagai salah satu identitas kabupaten. Makanya, even ini kita beri nama festival kopi Situbondo juara dunia," kata Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, H Syaifullah di kantornya, Kamis (13/7/2017).

Dalam festival kopi tersebut, Syaifullah mengemukakan, pihaknya akan menggelar festival 'nyangngar' atau menyangrai kopi. Dalam festival tersebut pihaknya akan melibatkan partisipasi masyarakat, mulai dari pemilik warung kopi, cafe, maupun pemilik restauran. Selain itu, juga akan digelar festival nyeruput kopi yang akan diikuti sejumlah komunitas pecinta kopi, serta jajaran SKPD dan Forpimda Situbondo.

"Dalam rangkaian festival kopi Situbondo juara dunia, kita juga akan mengadakan pemilihan Ratu kopi yang pesertanya dari kalangan pelajar setingkat SMA dan umum," tandas Syaifullah.

Ratu kopi terpilih, lanjut Syaifullah, nantinya akan menjadi duta kopi Situbondo. Sang ratu ini nantinya berperan penting dalam memperkenalkan potensi kopi khas kayumas ke berbagai daerah, bahkan hingga manca Negara. Karena itu, ratu kopi harus memiliki pengetahuan tentang dunia perkopian. Sehingga bisa memaparkan keunggulan komuditas kopi khas kayumas, Situbondo.

"Setelah festival nanti, ke depan kita tentu akan terus intensif mempromosikan kopi khas Kayumas sebagai salah satu identitas atau brand kabupaten. Sudah ada beberapa langkah yang kita siapkan. Salah satunya, mungkin dengan memanfaatkan jalur pantura Situbondo," papar Syaifullah. (bdh/bdh)