DetikNews
Kamis 13 Juli 2017, 18:30 WIB

Dokter Berhasil Keluarkan Benda Tajam di Perut Hendro, Ini Isinya

Yakub Mulyono - detikNews
Dokter Berhasil Keluarkan Benda Tajam di Perut Hendro, Ini Isinya Foto: Yakub Mulyono
Jember - Operasi terhadap Hendro Wijatmiko (30) berjalan lancar. Tim dokter RSD dr Soebandi Jember berhasil mengangkat sejumlah benda tajam yang selama ini berada di perut Hendro.

Butuh waktu sekitar tiga jam bagi dokter untuk mengangkat benda-benda tajam dari perut pasien asal Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo itu.

"Operasi lancar, berjalan baik. Kita mulai sekitar pukul 11.15 WIB selesai pukul 14.00 WIB. Hampir tiga jam," kata dr. Samsul Huda SpB, satu dari tiga dokter yang menangani operasi Hendro, Kamis (13/7/2017).

Dia menjelaskan, ada tiga titik yang menjadi tempat berkumpulnya sejumlah benda tajam di perut Hendro. Tiga titik itu yakni di lambung, usus halus dan usus besar.

"Setelah dibuka, benda-benda yang pasien telan itu ngumpul di lambung, ngumpul di usus halus, sama di usus besar," ujar Samsul.
Operasi Keluarkan Benda Tajam di Perut Hendro Selesai, Ini IsinyaHendro sebelum menjalani operasi/Foto: Yakub Mulyono
Di tempat-tempat itu, dokter menemukan sejumlah benda tajam. "Kita ketemukan korek api gas, bungkus plastik, uang kertas, uang logam, tutup botol, gagang sendok, dan baterai, cutter, spet injeksi yang sudah tidak ada suntiknya dan paku payung," terang Samsul.

Menurut Samsul, selain diraba dengan tangan, benda-benda itu terdeteksi dengan menggunakan sebuah detektor bernama C-Arm. "Jadi meskipun ada benda tajam sekecil apapun akan terdeteksi sebelum dikeluarkan," katanya.

Meski banyak benda-benda tak lazim bersarang di dalam perutnya, namun kondisi usus dan lambung Hendro tidak mengalami luka. Selain kemampuan organ tubuh dalam melindungi diri, hal itu diduga karena benda-benda yang ditelan Hendro kondisinya steril.

"itu hebatnya usus ya, benda-benda logam dan tajam pun kadang-kadang tidak bisa melukai. Tapi memang umumnya tidak ada benda yang berkarat ya. Umumnya stainless semua ya. Nggak ada luka. Ususnya bagus," kata Samsul.

Untuk penyembuhan, Samsul berharap tidak ada infeksi dari bekas sobekan usus yang kini sudah dijahit kembali. "Mudah-mudahan dari yang kita buka itu tidak terjadi infeksi. Kalau lima sampai tujuh hari ke depan tidak ada apa-apa, Insya Allah baik," pungkas Samsul.
(bdh/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed