Sejak berdiri pada 7 Juli 1967, pusat latihan yang berada di tepi pantai ini menelurkan prajurit-prajurit handal tanah air.
Beasiswa diberikan kepada putra-putri Marinir setempat. Beasiswa ini merupakan beasiswa prestasi dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bumi Suksesindo (BSI), operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu.
Sebanyak 42 anak anggota TNI AL baret ungu menjadi penerima beasiswa. Mereka terdiri dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi.
Komandan Puslatpur Marinir -7 Lampon, Mayor Marinir Ronny Antonius Purba, bersyukur atas bertambahnya usia markas yang dinaunginya. Dia berharap, pengabdian seluruh jajaran bisa makin memberi manfaat terhadap masyarakat dan bangsa Indonesia.
"Marinir dibentuk dari rakyat dan kembali kepada rakyat," kata Ronny Antonius Purba, Kamis (13/7/2017).
Selain beasiswa, dalam acara tersebut juga diberikan bantuan dan tali asih pada sejumlah Purnawirawan Marinir yang berjasa untuk perkembangan Puslatpur Marinir-7 Lampon. Dan salah satu dari mereka, adalah saksi hidup pengangkatan jenazah korban kekejaman G30SPKI di Lubang Buaya, Jakarta.
Sementara itu, Senior Manager External Affair PT BSI, Bambang Wijonarko menyampaikan, pemberian beasiswa ini adalah program CSR tahap pertama Bidang Pendidikan. Dilakukan sebagai wujud komitmen dan kontribusi perusahaan dalam mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Kami berharap program ini dapat membantu anak-anak untuk lebih berprestasi dan meraih cita-cita," katanya.
Sekaligus, lanjut Bambang, menjadi wujud sinergitas PT BSI dengan instansi Pemerintah dan masyarakat. Atau biasa disebut 'Sinergi Tiga Pilar', yakni antara Pemerintah, masyarakat dan perusahaan.
Dijelaskan, selain dengan Puslatpur Marinir-7 Lampon, PT BSI juga menjalin sinergitas dengan Polres dan Kodim 0825 Banyuwangi. (bdh/bdh)











































