Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.15 WIB itu meludeskan pertamini, bengkel, dan rumah milik Made. Api dengan cepat berkobar karena banyak bahan yang mudah terbakar.
"Selain banyak bahan yang mudah terbakar, api yang menyambar pertamini juga turut memperbesar api," kata Kompol Rochsululloh, Kapolsek Kota Sidoarjo pada wartawan, Rabu (12/07/2017).
Rochsululloh menambahkan, karena banyak bahan yang mudah terbakar, api dengan cepat membakar seluruh isi bengkel dan rumah. Hampir 90 persen bangunan rumah hangus terbakar. Warga yang berada di lokasi saling berjibaku memadamkan api sehingga tidak sampai merembet ke rumah tetangga.
"Warga di lokasi juga sempat membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. PMK juga turut melakukan pemadaman," tambahnya.
Rochsululloh mengatakan, api baru berhasil dipadamkan setelah 3 unit mobil Petugas Memadam Kebakaran (PMK) tiba di lokasi.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja korban mengalami kerugian material sebesar 500 juta rupiah. Belum total dari sparepart yang ada di bengkel. Diduga kuat akibat arus pendek listrik," jelasnya. (iwd/iwd)











































