"Secara umum keahlian menembak ada prestasi juara 1 beregu di HUT Kodiklata 3 tahun lalu dan juara 2 perorangan di Pusdiksus Kopasus 2 tahun lalu," kata Mayor Tunggul di Mapolrestabes Surabaya usai menerima penghargaan, Kamis (6/7/2017).
Anggota Kopasus ini mengaku penembakan pelaku curanmor di rumahnya karena mengaplikasikan latihan yang selama ini dilakukan di kesatuan.
"Pernah mengalami latihan menembak malam sehingga diaplikasikan. Kita harus bergerak cepat," ujar pria kelahiran Temanggung Jawa Tengah ini.
Tiga pelaku curanmor nekat beraksi di rumah Jalan Simorejo 102 A Surabaya, Rabu (5/7) dini hari. Pelaku mengambil motor, namun pemilik rumah, Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo memergokinya. Pelaku mengeluarkan pistol. Sementara melihat pelaku membawa pistol, korban mengambil pistol dan memberi tembakan peringatan. Namun pelaku malah kabur dan akhirnya ditembak. (ze/fat)










































