Kepergok Curi TV dan Uang, Dua Maling Dimassa di Jombang

Kepergok Curi TV dan Uang, Dua Maling Dimassa di Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 04 Jul 2017 15:56 WIB
Kepergok Curi TV dan Uang, Dua Maling Dimassa di Jombang
Pencurian di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang -

Dua pencuri asal Surabaya babak belur dihajar warga setelah kepergok mencuri di rumah Ernawati (30), warga Dusun/Desa Senden, Kecamatan Peterongan, Jombang, Selasa (4/7/2017). Kericuhan sempat terjadi antara warga dengan polisi saat evakuasi pelaku berlangsung.

Pelaku diketahui atas nama Doni dan Karnoto, warga Banyu Urip, Surabaya. Korban Ernawati mengatakan, dirinya baru mengetahui rumahnya dibobol maling setelah terjadi keramaian di depan rumahnya sekitar pukul 12.00 Wib. Saat itu dirinya sedang di rumah ibunya yang juga di Dusun Senden sehingga rumahnya dalam kondisi kosong.

"Pelakunya masuk lewat pintu belakang rumah mengambil TV LED, laptop dan uang dollar," katanya kepada wartawan di lokasi.

Namun, aksi kedua pencuri itu kepergok tetangga korban saat akan mengangkat TV LED. Teriakan warga membuat kedua pelaku panik sehingga berusaha kabur menggunakan sepeda motor bebek.

"Kedua pelaku dikejar warga sekitar, TV saya rusak setelah dilempar pelaku ke arah warga yang mengejar di jalan," ujarnya.

Tahu menjadi buruan warga, pelaku kabur ke arah Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan. Sekitar 2 Km dari lokasi pencurian, kedua pelaku pun berhasil ditangkap warga. Puluhan bogem mentah menghujani tubuh pelaku. Beruntung perangkat Desa Ngrandu mengamankan kedua pelaku ke dalam kantor kepala desa setempat.

Namun dalam hitungan menit, ratusan warga yang emosi mengepung kantor Desa Ngrandu Lor. Sejumlah petugas Polsek Peterongan kewalahan menghalau warga yang berusaha menyerang kawanan pencuri. Puluhan anggota Sat Sabhara Polres Jombang pun diterjunkan untuk membantu pengamanan proses evakuasi pelaku.

"Masyarakat semakin brutal ya kami angkat (evakuasi pelaku)," cetus Kapolsek Peterongan AKP Mintarto di lokasi.

Kericuhan terjadi saat polisi mengevakuasi kedua pelaku dari kantor Desa Ngrandu Lor ke mobil. Ratusan warga yang terbakar emosi, terus menendang dan memukuli pelaku yang sudah dikawal polisi di pintu masuk balai desa.

Massa yang semakin tak terkendali memilih menghujani petugas dengan lemparan batu lantaran dianggap melindungi pelaku. Meski dengan susah payah, akhirnya kedua maling itu berhasil dievakuasi dengan mobil polisi.

"Kedua pelaku kami amankan beserta barang bukti untuk penyidikan," tandas Mintarto.

Gagal menghakimi kedua pencuri, warga melampiaskan emosinya dengan merusak sepeda motor pelaku. Sepeda motor bebek itu hangus dibakar warga di jalan kampung. (fat/fat)
Berita Terkait