Undangan dari PBB ini, dianggap Risma sebagai momen langkah dalam hidupnya. "Insya Allah bulan Oktober akan jadi pembicara di PBB saat ulang tahun di PBB, saya ingin ajak teman-teman ke sana karena momen saya seumur hidup saya. Tapi yo opo jumlahe sak mene akeh," kata Risma di Balai Kota Surabaya usai halal bihalal, Senin (3/7/2017).
Risma mengungkapkan, ia didapuk berbicara tentang pengelolaan kota. Bahkan wali kota yang banyak mendapat penghargaan baik nasional dan internasional ini sempat bingung tema yang akan jadi bahan untuk pidato.
"Ini momentum saya dan Surabaya. Di PBB bicara soal pengelolaan kota, saya diminta menjadi salah satu pembicara di New York di markas PBB," ungkap Risma.
Bagi Risma, berbicara di PBB merupakan momen langka seumur hidupnya. "Ini momentum saya seumur hidup karena belum tentu bisa bicara di depan forum besar karena ulang tahun PBB. Pokoknya saya diminta menjadi salah satu pembicara di sana tentang Kota Surabaya," ujar dia.
Selain menjadi pembicara, Risma mengungkapkan Kota Surabaya juga masuk sebagai kandidat juara dunia sebagai kota yang berhasil mengelola kota. "Surabaya juga masuk nominasi untuk menjadi juara dunia tentang pengelolaan kota," imbub Risma.
Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengungkapkan pengalamannya selama melakukan kunjungan luar negeri di Belgia dan Perancis yang dilakukan selama puasa kemarin.
"Alhamdulillah kemarin di Brussel, Belgia saya ketemu bloomberg dan ketemu Raja Belgia kemudian di Nancy, Perancis bertemu dengan perusahaan besar sepeti Volvo dan yang hadir general manager, mereka heran dan Surabaya dapat standing upplaus," lanjut Risma.
Di Nancy, kata Risma, perusahaan besar akan membantu program Surabaya yang sudah menggunakan teknologi informasi dalam memberikan pelayanan.
"Mereka akan bantu program yang ada di Surabaya, saya sampaikan dengan keterbatasan uang yang kita coba membuat pelayanan untuk masyarakat. Yang buat mereka surprise, 100 persen menggunakan teknologi informasi. Mereka surprise sekali," pungkas mantan Kepala Bappeko dan DKP Surabaya ini. (ze/fat)











































