Para personel akan ditambah di titik rawan macet untuk mengurainya. Di antaranya pertigaan Boureno arah Bojonegoro, pertigaan Babat yang menuju Jombang atau jalur pantura Tuban. Kemacetan itu dikarenakan pasar tumpah.
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro mengaku terpaksa koordinasi terbatas dengan empat polres di pos pengamanan depan Pasar Babat-Lamongan, karena di wilayah Babat masuk ke Kabupaten Bojonegoro beberapa hari ibi macet hingga 5 jam.
Petinggi empat polres juga sidak titik rawan macet. Yakni, di pertigaan Boureno arah Bojonegoro serta pertigaan Babat menuju ke Jombang atau pantura Tuban.
"Kita tambah personel di titik-titik rawan macet untuk mengurainya. Agar masyarakat bisa nyaman dan aman saat melintas di jalur arus balik hari dan Minggu besok," kata Kapolres Wahyu S. Bintoro kepada detikcom, Sabtu (1/7/2017).
Dia menjelaskan, jalur-jalur yang perlu diantisipasi petugas dan pengguna jalan arus balik mudik 2017 meliputi jalur pantura Gresik-Lamongan, jalur Lamongan-Tuban, jalur tengah Lamongan via Bojonegoro menuju Jawa Tengah. Titik rawannya kemacetan antara lain yang berada di empat wilayah tersebut yaitu jalur Gresik-Lamongan di wilayah Duduk Sampeyan.
Sedangkan jalur Lamongan-Tuban di jembatan Babat, jalur Lamongan-Bojonegoro di Pasar Babat Kabupaten Lamongan, rel kereta api Bayeman dan gajah bolong di Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.
Selain melakukan koordinasi terbatas mengatasi kemacetan arus mudik dan balik lebaran, lima polres juga membahas informasi terkait teror ataupun orang tak dikenal (OTK), orang mencurigakan di wilayah masing-masing.
"Ini untuk saling memberikan info kewaspadaan personel di lapangan saat bertugas. Kami akan bersinergi bersama-sama mewaspadai aksi teror," tambah Kapolres Wahyu S. Bintoro. (fat/fat)










































