Data dari PT ASDP Ketapang-Gilimanuk, sejak H-10 hingga H-3 Lebaran, arus mudik pengguna sepeda motor 66.762 unit, turun 15% dari tahun lalu 78.623 unit. Untuk penumpang umum 338.955 orang turun 7% dari tahun lalu 365.063 orang. Sementara roda empat, 42.117 unit naik 3% dari tahun lalu 40.767 unit.
"Ini fenomena baru penyebrangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Saat ini malah cenderung turun," ujar Ardhi Ekapathy, Manager Usaha PT ASDP Ketapang, kepada detikcom, Jumat (23/6/2017).
Menurutnya, penurunan jumlah pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan ini dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya adalah banyaknya program pulang mudik gratis yang digelar berbagai kelompok dan elemen masyarakat. Sehingga mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan jasa penyeberangan.
"Selain itu mungkin juga faktor ekonomi," tambahnya.
Hal yang sama terjadi di Pelabuhan ASDP Ketapang. Pengguna jasa penyeberangan menurun antara 3-4%. Penumpang umum 143.458 orang turun 4% dari tahun lalu 149.380 orang. Roda dua 5.955 unit turun 3% dari tahun lalu 6.149 unit. Sementara roda empat 26.842 unit turun 3% dari tahun lalu 27.626 unit.
Sementara saat ini PT ASDP Ketapang menyediakan 49 kapal dengan jumlah trip naik 13%. Jumlah trip 504 naik 13% dari tahun lalu 448. (bdh/bdh)










































