General Manager Angkasa Pura I Bandara Juanda Yuwono menyatakan sampai saat ini arus mudik 2017 di Bandara Juanda masih relatif normal.
"Sampai saat ini Bandara Juanda masih relatif normal. Prediksi hari ini puncaknya sebanyak 73 ribu penumpang, namun sampai saat ini (Pukul 15.00 WIB) belum terlihat," kata Yuwono kepada wartawan di lokasi, Jumat (23/6/2017).
Yuwono menjelaskan, jumlah penumpang Kamis (22/6) mencapai 64 ribu, baik yang datang atau berangkat. "Diperkirakan hari ini puncaknya, tapi di Bandara Juanda didominasi penumpang datang," tambahnya.
Yuwono menambahkan, untuk extra flight di dalam daftar sudar terdapat 387 untuk domestik dan internasional. Internasionalnya hanya 29 extra flight. Jika diambil per hari sekitar 22 extra flight, namun yang aktif hanya 19 extra flight.
Penumpang di Bandara Juanda saat mudik Foto: Suparno |
Sementara dari pantauan detikcom, ratusan calon penumpang yang akan mudik 2017 memadati ruang salasar di Terminal I Bandara Juanda Surabaya. Mereka menunggu jadwal pesawat sambil duduk-duduk.
Dari pantauan detikcom di terminal keberangkatan domestik terlihat banyak penumpang menunggu. Namun para penumpang mengaku berangkat lebih awal karena takut ketinggalan pesawat.
"Memang kami sengaja berangkat lebih awal, kami takut ketinggalan cek in di bandara," kata Gassar (27), salah satu penumpang Sriwijaya Air Line dengan tujuan Sampit Kalimantan.
Hal yang sama diungkapkan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Malang, Camelia (21). Dia mudik ke Kalimantan Utara menggunakan Lion Air yang berangkat sekitar pukul 15.00 WIB.
"Saya sengaja berangkat awal, agar tidak terlambat, meskipun tidak mendapat tempat duduk di ruang ini saya menyadari dan saling menghormati sesama pemudik," kata Camelia kepada detikcom. (fat/fat)












































Penumpang di Bandara Juanda saat mudik Foto: Suparno