Suhartono atau disebut-sebut bernama alias Syekh Nono membuat heboh. Di media sosial, kepala desa Sampangagung, Mojokerto itu berfoto tidur bertabur uang. Jumlahnya tak terhitung. Aslikah uang itu?
Aksi Syekh Nono jadi ramai setelah akun facebook Condro Mowo memosting pada Kamis (22/6) malam. Dalam postingan itu, Suhartono alias Syekh Nono disebut berstatus sebagai Kades Sampangagung, Kecamatan Kutorejo. Dia tidur telentang seorang diri di atas kasur penuh lembaran kertas mirip uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
Syekh Nono bertelanjang dada, hanya mengenakan celana panjang hitam. Lengannya bertato, dan telinganya bertindik.
Setelah meregangkan badan, Syekh Nono menurunkan semua uang dari atas ranjang ke lantai kamar. Uang warna merah dan biru itu kemudian dikumpulkan sehingga menumpuk seperti sampah. Setelah itu, dia memilah bendelan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Gepokan uang itu dia sisihkan dari tumpukan uang lainnya. Sesekali dia menghamburkan-hamburkan tumpukan uang tersebut.
Foto: Enggran Eko Budianto |
Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Mojokerto Alfiah Ernawati menjelaskan, berdasarkan ciri-cifi fisik, pria dalam video itu memang benar Suhartono, Kades Sampangagung. Ia tak tahu soal uang.
"Penampilan orangnya nyentrik," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (23/6/2017).
Menurut Elfiah, Suhartono merupakan pengusaha yang cukup sukses. "Dulunya dia orang tak punya, sekarang dia jadi kades dan juga pengusaha yang bermitra dengan pabrik bir. Seharusnya tidak begitu perilakunya," tandasnya.
detikcom berupaya menemui Syekh Nono untuk mengkonfirmasi, namun hingga kini belum berhasil. (try/try)











































Foto: Enggran Eko Budianto