Data yang dihimpun, tujuh kota dan kabupaten di antaranya ke Banyuwangi disediakan 3 bus jumlah kursi 165, Ponorogo 5 bus jumlah kursi 275, Magetan sebanyak 7 bus dengan 385 kursi, ke Jember disediakan 3 bus jumlah kursi 165, jurusan Trenggalek disediakan 5 bus dengan 275 kursi, Blitar disediakan 1 bus dengan 55 kursi dan jurusan Bojonegoro disediakan 1 bus dengan 55 kursi.
Bupati Sidoarjo Saiful Illah mengaku, mudik bareng gratis ini diikuti 1.375 orang dan 25 armada bus ke tujuh kota dan kabupaten.
"Untuk meningkatkan pelayanan ke kepada masyarakat Sidoarjo, setiap tahun pemkab selalu mengadakan mudik bareng secara gratis ini," kata Bupati Saiful Illah di sela keberangkatan pemudik, Jumat (23/6/2017).
Bupati Sidoarjo berangkatkan pemudik gratis/Foto: Suparno |
Dia mengimbau warga yang mudik hendaknya membawa barang secukupnya dan tidak berlebihan, agar tidak memicu kejahatan. Dan bagi yang memiliki harta benda, sebaiknya dititipkan ke polisi.
"Bagi pemudik hendaknya membawa barang secukupnya. Mudik gratis ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan semoga para pemudik sampai di tempat tujuan aman dan nyaman," tambahnya.
Salah satu peserta mudik 2017, Astutik (50) warga Sidoarjo yang akan mengikuti mudik ke Kediri menjelaskan dia dan keluarganya aktif ikut mudik bareng secara gratis tiap tahun.
"Kami bersama keluarga setelah ada progrom mudik bareng secara gratis ini selalu mengikuti. Lumayan gratis mas," jelas Astutik kepada detikcom di lokasi pemberangkatan.
Hal senada diungkapkan Ineke (38), warga Tanggulangin. Mudik gratis bersama dua anak dan suaminya ke Trenggalek, sudah dua kali diikuti. (fat/fat)











































Bupati Sidoarjo berangkatkan pemudik gratis/Foto: Suparno