Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Malang Iptu Edi Purnama mengatakan, dalam dua jam arus kendaraan melintas dari Lawang menuju Singosari atau Surabaya-Malang, cukup tinggi.
Terhitung mulai pukul 12.00-14.00 WIB, untuk kendaraan roda dua mencapai 10.514 unit, kendaraan roda empat sebanyak 6.126 unit, bus sebanyak 52 unit, dan truk sebanyak 12 unit. Sementara dari arah sebaliknya, Malang-Surabaya untuk roda dua mencapai 9.416 unit, kendaraan roda empat sebanyak 3.891 unit, bis sebanyak 47 unit, dan truk 12 unit.
"Setiap dua jam, kami mencatat arus kendaraan yang melintas. Diprediksi nanti malam akan mengalami peningkatan, karena besok sudah libur," ujar Edi kepada detikcom, Kamis (22/6/2017).
Petunjuk jalur alternatif di Malang Foto: Muhammad Aminudin |
Menurut Edi, kondisi lalu lintas saat ini bisa dikatakan masih lancar. Meskipun jumlah kendaraan yang melintas tidak seperti biasanya. Sejumlah skenario memecah kepadatan lalu lintas telah disiapkan untuk arus mudik 2017 serta arus balik nanti.
"Ada beberapa langkah mengurai kemacetan dengan menyiapkan jalur alternatif. Yakni, Lawang-Sumberwuni menuju pertigaan Singosari, jalur sejauh 15 kilo ini bisa digunakan, jika tidak ingin terkena macet," ujar Edi.
Petugas memasang rambu-rambu jalur alternatif untuk memudahkan pemudik melintas tanpa terjebak kemacetan atau tingginya arus kendaraan. "Ada 32 rambu sudah kami pasang hari ini di jalur alternatif," terang Edi.
Diungkapkan, bahwa kepadatan arus lalu lintas justru sering terjadi pada H+, dimana masyarakat banyak keluar merayakan liburan lebaran. "Biasanya kepadatan terjadi di hari setelah lebaran. Warga yang menginginkan liburan banyak berdatangan dari luar kota," jelas Edi.
Jalur Lawang-Singosari hingga pertigaan Karanglo, menjadi jalur terpadat ketika memasuki akhir pekan. Jalur ini juga menjadi akses satu-satunya Surabaya-Malang dan sebaliknya. Kepadatan diprediksi melonjak saat arus mudik serta arus balik nanti. (fat/fat)












































Petunjuk jalur alternatif di Malang Foto: Muhammad Aminudin