"Imbauan saya pada warga Surabaya, warga Jawa Timur, ya kalau bisa jangan takbiran keliling-keliling lah. Mendingan takbiran di musala, di masjid," kata Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan usai menyerahkan bantuan kaki palsu ke purnawirawan Polri dan anggota Polsek Gayungan di Gedung Tribrata, Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Kamis (22/6/2017).
Takbiran keliling menurut Kapolda, selain dapat membahayakan bagi dirinya sendiri atau orang lain saat di jalan, juga bisa mengganggu orang lain.
"Kan nggak semua orang senang apa yang kita kerjakan," ujarnya sambil menambahkan, kondisi malam takbiran juga kemungkinan akan hujan.
"Apalagi sekarang masih ada hujan. Mulai dari pagi tadi hujan terus," katanya.
Machfud, yang arek Suroboyo asli ini berharap warga tetap mengumandangkan kalimat Allah di masjid maupun musala.
"Semua musala, semua masjid dipenuhi orang-orang untuk bertakbir, bertahmid, itu pasti lebih syiar daripada pawai-pawai keliling," tandasnya sambil menambahkan, kapolda belum mengetahui kebijakan pemerintah daerah. (roi/bdh)











































