Hasil Riset, Taman Bungkul Masih jadi Favorit Warga Surabaya

Zaenal Effendi - detikNews
Rabu, 21 Jun 2017 17:09 WIB
Foto: Istimewa
Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya membangun banyak ruang terbuka untuk digunakan warga. Salah satunya taman. Dan Taman Bungkul menjadi salah satu taman favorit yang dikunjungi warga.

Enciety Business Consult (EBC), perusahaan riset bisnis terkemuka di Indonesia, telah melakukan survei kepada 500 responden warga Surabaya. Hasilnya, dari 30 taman kota di Surabaya, sekitar 65% responden memilih Taman Bungkul menjadi tempat paling favorit dikunjungi.

"Taman Bungkul disukai karena suasananya yang ramai dan tersedianya banyak jujugan kuliner," kata Dimas Pratama, peneliti Enciety Business Consult, dalam rilis elektronik yang diterima detikcom, Rabu (21/6/2017).

Urutan kedua, responden memilih Taman Flora sebesar 13%. Taman Flora merupakan taman paling hijau di Surabaya dan dianggap memiliki suasana sejuk dan rindang sebagai daya tariknya.
Taman Bungkul yang asri dan rindangTaman Bungkul yang asri dan rindang Foto: Istimewa

Menurut Dimas, kedua taman legendaris tersebut memiliki penggemar yang tersebar di seluruh penjuru Surabaya, baik dari Surabaya Timur, Selatan, Barat, Utara, dan Pusat.

Sedangkan, taman baru yang cukup difavoritkan saat ini adalah Taman Mundu (12%). Peminat Taman Mundu cenderung dari daerah sekitar lokasi taman ini, yakni Tambaksari dan Kenjeran, dan beberapa daerah di Surabaya Pusat.

"Selain karena dekat dan ramai, taman ini dirasa cocok sebagai tempat bermain anak-anak," imbuh dia.

Survei juga menemukan sekitar 32% responden sepakat bahwa taman kota adalah daya tarik Kota Pahlawan. Diikuti wisata alam sebesar 27%, dan wisata kuliner sebesar 13% .
Taman Bungkul SurabayaTaman Bungkul Surabaya Foto: Istimewa

Sedangkan pada peringkat keempat ditemukan perbedaan pendapat antara laki-laki dan perempuan. Responden laki-laki memilih wisata religi, sedangkan responden perempuan memilih wisata belanja.

Terkait fasilitas apa yang wajib ada di setiap taman kota, para penikmat taman berpendapat yang utama adalah tersedianya gazebo untuk berteduh (31%), jaringan WiFi gratis (30%) dan zona olahraga (29%).

Menurut Dimas, program pembangunan taman kota merupakan prestasi Pemkot Surabaya yang membanggakan. "Ini menunjukkan bahwa Surabaya sebagai metropolitan tidak melupakan aspek ramah lingkungan," ujar Dimas.

Selain itu, imbuh dia, taman kota menjadi solusi wisata murah bagi keluarga. Hingga saat ini pemkot masih bersemangat mewujudkan target 'satu kelurahan, satu taman'. (ze/fat)