Pemudik yang Datang di Stasiun Blitar Naik 60%

Pemudik yang Datang di Stasiun Blitar Naik 60%

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 21 Jun 2017 10:31 WIB
Pemudik yang Datang di Stasiun Blitar Naik 60%
Foto: Erliana Riady
Blitar - Peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan moda kereta api di Stasiun Blitar naik 60% pada H-4. Hingga pagi tadi, Rabu (21/6/2017) tercatat, pemudik yang turun di Stasiun Kota Blitar mencapai 562 orang. Mereka penumpang dari 12 kereta jarak jauh relasi dari Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

"Sejak pukul 05.30 WIB tadi beriringan datang KA Matarmaja, Malabar dan Malioboro. Jumlah pemudik mulai tampak naik sejak 19 Juni dan makin meningkat hari ini," jelas Junior Supervisor Customer Service Stasiun Kota Blitar, Ipong Hery Febrianto ditemui detikcom di kantornya.

Sejak H-7, mulai ada peningkatan jumlah pemudik. Tercatat ada 357 penumpang jarak jauh dan 713 penumpang jarak dekat yang turun di Stasiun Kota Blitar. Angka itu terus meningkat pada H-4. Ada 493 penumpang jarak jauh dan 907 penumpang jarak dekat.

"Untuk tiket balik jarak jauh semua tujuan sudah habis sejak H-10 sampai H+10 walaupun sudah ada 3 gerbong tambahan. Yakni Gajayana Lebaran, Brantas Lebaran dan Matarmaja Lebaran," tambah Ipong.
Pemudik mulai terlihat di Stasiun BlitarPemudik mulai terlihat di Stasiun Blitar Foto: Erliana Riady

Seorang pemudik yang baru turun dari KA Malabar, Saraswati (35) mengaku sudah memesan tiket mudik balik begitu penjualan tiket lebaran dibuka online.

"Itupun sengaja tidak tidur nunggu pukul 00.00 WIB. Soalnya penjualan tiket KA online khan mesti dini hari. Alhamdulillah sudah dapat tiket balik," katanya.

Sementara kondisi arus mudik 2017 di Stasiun Kota Blitar ini berbeda dengan di Terminal Patria. Belum ada kenaikan signifikan jumlah pemudik yang menggunakan armada bus antar kota antar propinsi.

"Lonjakan arus mudik diprediksi pada H-3 Lebaran. Kalau sekarang naiknya masih 20% dari jumlah penumpang yang rata-rata turun di terminal sekitar 600 orang," jelas Koordinator terminal tipe A Patria Kota Blitar, Surojun Munir. (fat/fat)
Berita Terkait