Saat itu pikap berada di pertigaan dan akan menyeberang menuju ke Pasir Panjang mengambil dagangan ikan. Karena tidak menghiraukan lampu sien bus, pikap pun ditabrak. Kecelakaan terjadi di jalur pantura, Jalan Raya Pasuruan-Nguling tepatnya di depan Puslatpur Grati. Pikap yang ditumpangi ayah-anak asal Situbondo ini rusak parah. Bagian depan ringsek.
Penumpang yang berada di sisi kiri, yakni Aji Surya (12) terjepit bodi. Ia tewas setelah luka di kepala dan dada. Sementara ayahnya, Erwin (45), yang sedang menyetir hanya mengalami luka ringan.
"Pikap dari arah timur mau menyeberang ke utara, ke Pasir Panjang. Lalu bus datang dari arah barat lalu tabrakan," kata Hasan, salah seorang saksi mata di lokasi, Selasa (20/6/2017).
Kecelakaan di Pasuruan Foto: Muhajir Arifin |
Keterangan Hasan ini dikonfirmasi pihak Satlantas Polresta Pasuruan. Pikap dari arah timur langsung berbelok ke utara tanpa memperhatikan kondisi depannya. Akibatnya bus dari arah barat langsung menabrak pikap tersebut.
"Pikap dari arah timur mau nyebrang ke utara, ke Pasir Panjang, mau ambil dagangan ikan. Karena dia tidak menghiraukan lampu sien bus dari barat langsung nabrak," kata salah seorang perwira Satlantas Polresta Pasuruan Aiptu Sumarno.
Kasus ini dalam penanganan Sat Lantas Polresta Pasuruan. Korban meninggal dilarikan ke Puskesmas Grati kemudian dirujuk ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono. Sementara kodisi bus mengalami kerusakan di bagian depan. Para penumpang bus selamat dan dialihkan ke bus lainnya.
Kecelakaan di Pasuruan Foto: Muhajir Arifin |












































Kecelakaan di Pasuruan Foto: Muhajir Arifin
Kecelakaan di Pasuruan Foto: Muhajir Arifin