DetikNews
Selasa 20 Juni 2017, 05:35 WIB

Penyerang Polisi di Mojokerto dengan Bondet Disergap, 1 Ditembak

Rois Jajeli - detikNews
Penyerang Polisi di Mojokerto dengan Bondet Disergap, 1 Ditembak Polisi menunjukan foto pelaku penyerangan polisi/Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Pelarian dua pelaku penyerangan polisi di Mojokerto dengan bom bondet (bom ikan) berakhir. Keduanya ditangkap setelah buron selama 4 bulan.

Dari dua pelaku, satu orang ditembak mati karena berusaha menyerang anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim saat akan ditangkap.

Kedua DPO yang ditangkap yakni, Hariyanto alias Hari (otak penyerangan), serta Solihin. Pelaku adalah warga Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

"Pengungkapan ini hasil dari pengembangan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, yang didampingi Wadir Reskrimum AKBP Teguh Y dan Kasubdit Jatanras AKBP Boby Tambunan, Senin (19/6/2017).

Dua pelaku tersebut ditangkap pada Jumat lalu. Polisi sebelumnya sudah memantau pergerakan mereka.

"Ini sudah empat bulan, anggota terus memonitor. Tapi yang bersangkutan tidak keluar dari tempat persembunyiannya," ujarnya.

Ketika keluar dari tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Anggota Jatanras Polda Jatim langsung menyergapnya. Ternyata tak semudah itu, karena tersangka Hari melakukan perlawanan dan menyerang petugas dengan senjata tajam.

Polisi langsung mengeluarkan tembakan dan terkena ke tubuh pelaku. Hari pun tewas diterjang peluru polisi. Sedangkan pelaku lainnya, Solihin, ditangkap dan saat ini ditahan di Mapolda Jatim.

"Tersangka Hari ini merupakan otak atau kapten dari jaringan ini. Mereka adalah komplotan begal yang merampas kendaraan roda dua maupun empat (mobil)," ujarnya sambil menambahkan, ada 16 tempat kejadian perkara (TKP) kejahatan jalanan yang dilakukan Hari dan kawan-kawannya.

"Setiap beraksi selalu menggunakan senjata tajam. Bom bondet yang dibawanya itu, digunakan terakhir untuk mencederai dan melarikan diri," jelasnya.

Kasus ini terus dikembangkan Jatanras Polda Jatim. Termasuk untuk mencari jaringan komplotan begal yang dikenal kejam dan meresahkan masyarakat di beberapa daerah seperti Mojokerto.
(roi/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Foto News

    Ini Dia Saksi Bisu Akhir Kekuasaan ISIS di Raqqa

    DETIKPHOTO | Kamis 19 Oktober 2017, 15:09 WIB Hampir empat tahun Raqqa dikuasai ISIS. Kota ini menjadi lumpuh dan porak-poranda layaknya kota hantu. Berikut adalah potret saksi bisunya.