DetikNews
Selasa 20 Juni 2017, 05:10 WIB

Mudik Lebaran 2017, Jasa Raharja Jatim Siaga Pantau Kecelakaan

Rois Jajeli - detikNews
Mudik Lebaran 2017, Jasa Raharja Jatim Siaga Pantau Kecelakaan Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur M Evert Yulianto/Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Menghadapi arus mudik Lebaran 2017, petugas Jasa Raharja Cabang Jawa Timur mulai dari staf hingga pimpinan disebar ke posko di seluruh daerah kabupaten dan kota di Jatim. Mereka selalu memonitor kejadian kecelakaan, dan langsung tanggap menanganinya.

"Arus mudik ini, semua petugas baik dari staf dan pimpinannya membuka posko di seluruh daerah kabupaten dan kota di Jawa Timur," kata Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur M Evert Yulianto, Selasa (20/6/2017).

Ia mengatakan, posko tersebut bergabung dengan mitra lainnya seperti dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan. Petugas Jasa Raharja di posko, juga memantau situas arus mudik.

"Di posko juga memonitor kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh masyarakat," tuturnya.

Jasa Raharja juga siap mengeluarkan garansi bagi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas. Untuk korban luka-luka, pihaknya mengeluarkan garansi ke rumah sakit.

"Jaminan Jasa Raharja, persyaratan utamannya adalah jaminan dari kepolisian. Jadi kalau jaminan dari kepolisian itu terbit dan tercover oleh undang-undang, maka Jasa Raharja akan mengeluarkan jaminan terhadap masyarakat yang mengalami kecelakaan," terangnya.

Evert menegaskan, setiap ada kejadian, petugas Jasa Raharja langsung bertindak memberikan penanganan jaminan asuransi.

"Yang mengalami perawatan, akan mendapatkan Guarantee Letter di rumah sakit, bila mana mengalami kecalakaan," jelasnya.

Nilai santunan seusia dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 Tahun 2017 bahwa, besarannya naik menjadi dua kali lipat. Jaminan untuk korban meninggal dunia dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Perawatan dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Sedangkan cacat tetap maksimal dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Biaya penguburan juga mengalami perubahan menjadi Rp 4 juta.

"Jasa Raharja siap membayar. Jadi berapa yang dibutuhkan masyarakat, maka sebesar itu Jasa Raharja menyiapkan dana untuk membayarnya," tandasnya.
(roi/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed