Mudik Lewat Tol Surabaya-Mojokerto, Waspadai Jalan Berdebu

Mudik Lewat Tol Surabaya-Mojokerto, Waspadai Jalan Berdebu

Rois Jajeli - detikNews
Senin, 19 Jun 2017 12:59 WIB
Mudik Lewat Tol Surabaya-Mojokerto, Waspadai Jalan Berdebu
Jalanan berdeni saat di Tol Surabaya-Mojokerto/Foto: Rois Jajeli
Sidoarjo - Selama arus mudik dan balik lebaran 2017, jalan tol Surabaya-Mojokerto yang belum selesai pembangunannya akan difungsikan sementara untuk jalur alternatif. Pengendara yang melintasi di jalur tol tersebut, diharapkan waspada.

"Pembangunan jalan tol ini kan masih belum selesai penuh. Laju kendaraan maksimal antara 40 - 50 Km/jam," kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf kepada wartawan usai membuka secara resmi jalur alternatif di tol fungsional bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Widodo di pintu tol Waru, Senin (19/6/2017).

Usai membuka secara resmi jalur alternatif di tol fungsional Waru, Wagub, kapolda dan kasdam serta rombongan dari Pemprov Jatim dan Dinas Perhubungan Jatim, meninjau jalur tol tersebut hingga krian.

Selama perjalanan di Tol Krian, ada beberapa hal yang perlu diwaspada oleh pengendara seperti jalan berdebu dan bergelombang. Hanya sebagian jalur yang sudah dicor, dan banyak material seperti tamah urugan, serta tidak ada rambu lalu lintas.

Mudik Lewat Tol Surabaya-Mojokerto, Waspadai Jalan BerdebuPemudik yang melewati jalur ini harus ekstra waspada/Foto: Rois Jajeli
"Memang perlu berhati-hati, dan kecepatannya tidak boleh terlalu tinggi, maksimal 50 Km/jam," tuturnya.

Di tol fungsional tersebut, juga disediakan tempat istirahat atau rest area bagi pemudik. Selain ada mushola, juga ada toilet, dan tenda untuk istirahat pemudik.

"Tol fungsional ini dibuka setiap pukul 6 pagi dan ditutup jam 5 sore," jelasnya.

Tol Surabaya - Mojokerto (36,47 Km) yang akan difungsionalkan yakni Seksi I B WRR-Sepanjang (4,3 Km). Seksi II WRR - Driyorejo (5,07) akan difungsionalkan. Seksi III Driyorejo-Krian (6,1 Km) juga difungsionalkan.

Seksi II Jembatan Brantas - Pendekat (0,2 Km) ini dioperasionalkan. Seksi II Jombang - Mojokerto barat, sepanjang 19,70 Km dan yang dioperasionalkan 19,70 Km.

Tol yang menghubungkan Ngawi-Kertosono (panjang 86,90 Km), yang difungsionalkan yakni Seksi I (Ngawi IC-Madiun IC) segmen Klitik-Gulungan, sepanjang 20.00 Km. Tapi yang difungsionalkan sepanjang 10.00 Km.

Seksi II (Madiun IC - Caruban IC) segmen Sawahan - Kedung Jati (8,45 Km). Namun yang difungsionalkan hanya 6,00 Km. Seksi III (Caruban IC - Nganjuk IC) segmen Purworejo - Wilangan (21,06 Km), yang difungsionalkan yakni 18,07 Km.

Selain itu, pemudik yang menuju jalur tapal kuda, dapat melintas di tol yang menghubungkan Gempol-Pasuruan memiliki ruas 34,15 Km. Namun yang difungsionalkan hanya Seksi I segmen Bangil-Rembang (7,1 Km). (roi/bdh)
Berita Terkait