"Beberapa bulan sebelum Ramadan kami terus mendesak agar jalan diperbaiki sehingga tak menghambat arus mudik. Dan sudah dilakukan perbaikan, secara umum kondisi jalan bagus," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Mellysa Amalia kepada detikcom, Jumat (16/5/2017).
Meski demikian, Mellysa mengingatkan sejumlah titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai. Di jalur Surabaya-Malang, katanya, terdapat jalur tenggkorak di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi. Di titik ini sering terjadi kecelakaan karena rem blong maupun kesalahan manusia lainnya.
"Tetap berhati-hati di titik itu. Kondisi jalan menurun dari arah Malang kerap menyebabkan kecelakaan," terang Mellysa.
Selain jalur tengkorak Parerejo, Mellysa mengingatkan jalur rawan lainnya ada di sekitar Gempol, baik Apollo maupun Desa Kepulungan.
Untuk jalur Surabaya-Banyuwangi, Jalan Cangkring Malang, Kecamatan Beji, juga harus diwaspadai.
"Kami sebar personel ke titik-titik rawan laka," tandasnya.
Sementara titik rawan lainnya berada di sekitar Pangkalan TNI-AU Raci dan sekitar Desa Ngopak, Kecamatan Rejoso, terutama sekitar jembatan timbang yang berada di wilayah hukum Polresta Pasuruan.
Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Hari Subagyo mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi kondisi itu dengan penempatan personel di titik rawan.
"Patroli juga diintensifkan, kami terus menindak para pelanggar dan terus melakukan sosialisasi," kata Hari. (iwd/iwd)











































