Rawan Longsor, Waspadai Jalur Mudik Selatan Jawa Timur

Rawan Longsor, Waspadai Jalur Mudik Selatan Jawa Timur

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 19:26 WIB
Rawan Longsor, Waspadai Jalur Mudik Selatan Jawa Timur
jalur rawan longsor Trenggalek-Ponorogo/Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Bagi Anda yang akan mudik melalui jalur selatan Jawa Timur, diharap waspada. Sejumlah titik pada ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo yang menjadi jalur alternatif di selatan Jawa Timur rawan longsor.

Sedangkan jalur Trenggalek-Tulungagung terdapat sejumlah ruas yang belum memiliki marka jalan.

"Kami sudah melakukan pemetaan mulai perbatasan Ponorogo hingga perbatasan Tukungagung. Untuk yang rawan longsor berada di KM 16 dan 17 tepatnya di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek, AKP Ricky Tri Darma, Kamis (15/6/2017).

Di lokasi tersebut terdapat tebing terjal dengan kemiringan yang cukup ekstrim. Beberapa sisa material longsor dari kejadian sebelumnya masih menumpuk di pinggir jalan.

Menurutnya, tingkat kerawanan longsor di jalur antar provinsi tersebut cukup tinggi, terlebih pada saat turun hujan. Pihaknya meminta para pemudik yanh melintas untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati.

"Untuk mengantisipasi putusnya jalur akibat tanah longsor, kami sudah koordinasi dengan forum lalu lintas dan telah disiagakan alat berat ," ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu pada ruas jalan nasional Trenggalek-Tulungagung, proses perbaikan jalan telah selesai dikerjakan, sehingga kondisi jalan rata-rata telah mulus dan siap untuk digunakan untuk jalur mudik.

Saat ini dinas terkait sedang merampungkan proses pengurukan bahu jalan, kegiatan tersebut diperkirakan akan selesai sebelum H-7 lebaran .

Meskipun demikian, pemudik harus tetap berhati-hati, karena pada ruas jalan yang baru diperbaiki masih belum dilengkapi dengan marka jalan.

"Dari keterangan pihak kontraktor yang mengerjakan jalan, untuk marka itu satu paket, semoga nanti bisa segera dilengkapi, sehingga aman bagi pengguna jalan," imbuhnya.

Perwira pertama ini menambahkan, ruas jalan yang belum dilengkapi marka diantaranya di tiga titik di Desa Ngetal serta satu titik di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.

"Ada beberapa ruas yang minim penerangan, namun untuk kondisi jalan secara umum sudah baik," ujar Ricky.

Jalur selatan Jawa Timur yang melintasi Kabupaten Trenggalek kini menjadi alternatif jalur mudik dari Jakarta , Jawa Barat, maupun Jawa Tengah untuk menuju sejumlah kota seperti Tulungagung, Blitar, Malang maupun sekitarnya. Jalur tersebut dinilai lebih sepi dibanding jalur pantura maupun jalur tengah. (bdh/bdh)
Berita Terkait