Rapat koordinasi digelar di ruang rapat M Yasin Polrestabes Surabaya. Acara yang dipimpin Iqbal ini dihadiri oleh Kadishub Surabaya Irvan Wahyudrajat, Biro Ops Polda Jatim Kompol Prayitno, Gartap diwakili Was Ops Letkol Hendi S, MUI diwakili Muhammad Munib, FKUB diwakili Hamimi dan Manager Humasda PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko.
"Operasi ini merupakan operasi terpusat, yang berarti operasi ini dilakukan oleh seluruh polisi se-Indonesia. Ini adalah operasi kemanusiaan, melakukan pelayanan dalam bentuk apapun sesuai tupoksi masing-masing," ujar Iqbal dalam sambutannya, Selasa (13/6/2017).
Iqbal berharap dengan rapat koordinasi ini, semua pihak bisa bertindak sesuai dengan fungsinya masing-masing. Operasi Ramadniya Semeru 2017 sendiri akan digelar mulai Senin (19/6/2017).
Rapat Koordinasi Jelang Operasi Ramadniya Semeru 2017 Foto: Imam Wahyudiyanta |
Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Bambang Sukmo Wibowo dalam rapat itu mengungkapkan tentang dinamikan ancaman kamtibmas di Surabaya. Untuk potensi pelayanan, pemantauan, dan antisipasi kejahatan, pihak polisi dalam hal ini telah membuat 23 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, dan 34 pos pantau.
"Untuk arus mudik dan balik, pada H-10 akan dibuka jalur Tol Sumo walaupun dibuka hanya satu jalur sehingga digunakan secara bergantian," kata Bambang.
Manager Humasda PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko menyampaikan uneg-unegnya bahwa kereta api juga mempunyai masalah sendiri saat arus lebaran. Beberapa adalah masih adanya aksi pelemparan, daerah rawan kecelakaan (Pasar Turi-Tandes), pemasangan batu di tengah rel, dan masih banyaknya aktivitas di sepanjang rel (pasar tumpah Waru-Pasar Turi-Kalimas).
"Kami meminta agar dilakukan imbauan terkait masalah kami," pinta Gatut.
Atas uneg-uneg Gatut, pihak Pemkot Surabaya berujar bahwa pasar tumpah akan dievaluasi. Salah satu caranya adalah menempatkan para pedagang pasar tumpah untuk menempati pasar yang ada.
Untuk aksi pelemparan kereta, Iqbal meminta agar masing-masing kapolsek memetakan wilayahnya yang dilewati rel kereta dan segera melakukan imbauan.
"Kita akan meniadakan kecelakaan di perlintasan kereta," kata Iqbal.
Dalam Operasi Ramadniya Semeru 2017 nanti, Iqbal meminta agar satuan dan polsek serta jajaran melindungi masyarakat dari preman. Operasi preman akan dilakukan, sekaligus melakukan operasi terpadu.
Personel juga akan disebar di daerah rawan. Personel tidak hanya datang dari polisi, tetapi juga dari instansi samping. Iqbal juga meminta untuk mewaspadai pembagian zakat yang berpotensi ricuh yang bisa saja menimbulkan korban jiwa.
"Kelola arus lalu lintas, hadirkan petugas di tempat keramaian, dan maksimalkan peran command center," tandas Iqbal. (iwd/fat)












































Rapat Koordinasi Jelang Operasi Ramadniya Semeru 2017 Foto: Imam Wahyudiyanta