Negara eropa yang akan didatangi Risma hingga menjelang lebaran yakni Montreal Kanada dan Den Haag Belanda. Di Montreal Kanada, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini akan menjadi salah satu leader atau pimpinan rapat yang membahas tantangan global terhadap kota besar dalam kegiatan XII Metropolis World Congres yang berlangsung mulai 19-23 Juni 2017.
"Aku di Kanada menjadi salah satu pimpinan rapat jadi aku gak iso dodolan Suroboyo. Sebenarnya aku ditawari untuk milih tema, tapi telat," kata Risma di rumah dinas Wali Kota, Minggu (11/6/2017).
Usai dari Kanada, Risma langsung melanjutkan perjalanan ke Den Haag Belanda untuk menghadiri United Nations Public Service Forum and Award Ceremony. Informasi yang dihimpun Risma belum dipastikan hadir di Belanda.
"Iya jadi mau hari raya pulang kesini, lalu pagi harinya open house di rumah dinas kemudian malamnya berangkat lagi," imbuh Risma.
Agenda yang menunggu Risma usai Hari Raya Idul Fitri yakni di Brussels Belgia pada 27 Juni 2017 di acara pertemuan perdana Dewan Global Covenant of Mayors for Climate and Energy.
Dari Belgia, Risma akan terbang ke Perancis untuk menghadiri undangan pembicara di acara World Materials Forum di Nancy Perancis 29-30 Juni. "Kalau di Nancy aku jadi pembicara dua kali," ungkap Risma.
Risma mengaku selama di luar negeri, dirinya selalu menjual Kota Surabaya agar lebih dikenal dan diketahui masyarakat dunia agar Indonesia tidak dikenal dengan Jakarta, dan Bali saja.
"Saya selalu jualan Surabaya, harapannya ada investasi perusahaan besar disana untuk Surabaya sehingga makin makmur dan perekonomiannya tidak kalah dengan kota kota dunia lain yang sedang berkembang," pungkas Risma. (ze/bdh)










































