Polisi Awasi Jasa Penukaran Uang Pinggir Jalan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 06 Jun 2017 20:51 WIB
Polisi memastikan tak ada uang palsu yang ditukarkan ke masyarakat (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Makin banyaknya jasa penukarang uang pinggir jalan membuat polisi antisipatif. Bila sebelumnya pemantauan dilakukan secara tertutup, kini polisi turun langsung melakukan pengecekan.

Polisi mendatangi jasa penukarang uang di sejumlah titik di Jalan Bubutan, Jalan Pahlawan, dan Jalan Veteran. Polisi ingin memastikan bahwa uang yang dibawa merupakan uang asli.

"Kami melakukan kegiatan ini untuk mengatisipasi peredaran uang palsu. Jangan sampai warga yang menukar uang, mendapat uang palsu," ujar Kasubnit Tindak Pidana Ekonomi Polrestabes Surabaya Ipda Hadi Ismanto kepada wartawan, Selasa (6/6/2017).

Dalam pemeriksaan tersebut, polisi tidak mendapati adanya uang palsu. Uang yang dijajakan benar-benar asli. Dan para penjaja uang menjamin bahwa uang yang dijajakannya merupakan uang asli.

"Tidak ada (uang) yang palsu, semuanya asli," ujar Abdul Hamid, salah satu penjaja uang.

Hamid mengaku mendapat pasokan uang dari seseorang. Dalam sehari dia mampu menjual Rp 10 juta. Hamid mengambil untung 10 %. Itu berarti warga yang ingin menukar pecahan uang senilai Rp 100 ribu, maka harus membayar Rp 110 ribu.

"Kalau awal-awal begini, yang laris pecahan Rp 20 ribu. Tapi kalau mendekati lebaran, yang laris pecahan Rp 20 ribu," kata Hamid. (iwd/fat)