Bayi di Jember Dapat Sertifikat di Hari Lahir Pancasila

Bayi di Jember Dapat Sertifikat di Hari Lahir Pancasila

Yakub Mulyono - detikNews
Kamis, 01 Jun 2017 16:31 WIB
Bayi di Jember Dapat Sertifikat di Hari Lahir Pancasila
Salah satu ibu dan bayi mendapat sertifikat penghargaan dari Buati Jember dr Faida (Foto: Yakub Mulyono)
Jember - Bupati Jember dr Faida memberi sertifikat penghargaan kepada bayi yang lahir bertepatan dengan peringatan hari lahir Pancasila. Pemberian sertifikat dilakukan langsung kepada orang tua bayi di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Subandi, Jember.

"Kami akan keliling ke rumah sakit, tapi untuk awal ini kami ke rumah sakit dokter Subandi untuk menengok bayi–bayi yang lahir 1 Juni. Bayi–bayi Indonesia, bayi–bayi Pancasila. Dan kami akan berikan sertifikat penghargaan serta hadiah bagi bayi-bayi yang lahir hari ini. Sekaligus akan kami layani masalah adminduk (administrasi kependudukan) nya," kata Faida, Kamis (1/6/2017).

Di RSD dr Subandi Jember, ada lima bayi yang dilahirkan hari ini. Empat bayi perempuan dan satu bayi laki-laki. Mereka berada di ruang Dahlia bersama orang tua masing – masing.

"Selamat atas kelahiran putrinya. Selain mendapat sertifikat ini, begitu diperbolehkan pulang sudah dapat akta kelahiran," kata Faida kepada salah seorang orang tua bayi usai memberikan sertifikat penghargaan.

Faida sengaja mengunjungi satu–persatu bayi yang ada di ruang itu. Selain memberikan sertifikat secara langsung, dia juga menyempatkan diri bercakap–cakap sejenak dengan orang tua bayi. Terutama bertanya tentang nama bayi.

"Kebanyakan ada nama Pancasilanya," katanya disambut senyum orang tua sang bayi.

Sementara itu, Muhammad Ridwan, mengaku tak menyangka istrinya akan melahirkan tepat pada hari lahirnya Pancasila. Lebih terkejut lagi ketika kemudian hal itu mendapat apresiasi dari bupati Jember.

"Saya sangat bersyukur dan gembira sekali. Semoga anak perempuan saya ini bisa berbakti kepada bangsa dan negara, utamanya orang tua," kata pria asal dusun Gambiran, desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari ini.

Karena putri pertamanya itu lahir tepat pada peringatan hari lahir Pancasila, suami dari Ayu Wandira ini memberi nama bayi mereka Anisah Rosyida Pancasila.

"Memang sudah saya tunggu – tunggu, apalagi ini anak pertama. Saya sangat senang dan bahagia sekali," kata Ridwan.

Kepala ruang Dahlia, Aulia Darma Susanti, mengatakan, seluruh bayi yang dikunjungi Bupati Faida merupakan bayi yang menjalani proses persalinan secara normal. Selain lima bayi tersebut, masih ada sekitar 6 bayi lagi yang sedang dalam proses persalinan melalui operasi.

"Di ruang bersalin masih ada sekitar ibu hamil yang akan menjalani proses operasi. Ini tadi sudah satu yang sudah mulai operasi. Yang jelas hari ini enam ibu hamil itu menjalani proses persalinan semua. Jadi untuk dokter Subandi ini, ada 11 bayi yang lahir bertepatan peringatan hari lahir Pancasila," kata Aulia.

Dia menambahkan, semua proses persalinan tak ada perencanaan sebelumnya. Jadi semua bayi tersebut memang sudah saatnya lahir.

"Bahkan kemarin belum ada yang masuk. Sampai kami berpikir, kalau memang hari ini tidak ada persalinan, berarti ibu bupati kami arahkan ke rumah sakit lain. Tapi ternyata tadi malam mulai masuk ibu–ibu yang hendak melahirkan. Kebetulan rumah sakit kita ini kan memang rumah sakit rujukan," tambah Aulia.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Jember, Sri Wahyuniati mengatakan, pihaknya memperoleh data ada sekitar 30 bayi di Jember yang lahir pada hari ini. "Tersebar di puskesmas maupun rumah sakit, baik negeri maupun rumah sakit swasta," katanya.

Jumlah itu, kemungkinan akan terus bertambah. Sebab tenggat waktu masih sampai tengah malam nanti. "Kami masih terus pantau, kami terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Semua akan diberi sertifikat penghargaan. Mungkin besok pemberian akan dilakukan bapak wakil bupati," kata Kabag Humas yang akrab disapa Yuni ini. (iwd/iwd)
Berita Terkait