"Selama 2017 kita anggarkan Rp 18 Miliar untuk makanan di Liponsos," kata Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Supomo, Jumat (19/5/2017).
Anggaran belasan miliar, kata Supomo, karena makanan sehari tiga kali yang diberikan memenuhi standar gizi, termasuk buah-buahan yang diberikan tiap makan. "Untuk kebutuhan daging tiap hari kita butuhkan 80 kg, daging ayam 125 kg belum termasuk sayur-sayuran. Karena tiap kali menu makan selalu ada sayur serta buah segar tiap hari sebanyak 1 mobil box," ungkap Supomo.
Mantan Camat Kenjeran ini juga mengatakan pihaknya tidak menutup adanya bantuan dari warga Surabaya. Menurutnya, hampir tiap hari ada warga yang memberikan bantuan berupa kue basah bagi penghuni.
Saat ini Liponsos dihuni 1.587 penghuni yang terdiri ODGJ laki-laki 871, ODGJ perempuan 429, gepeng (gelandangan dan pengemis) laki-laki 99, gepeng perempuan 155.
Ada juga 2 waria, wanita harapan (PSK) 15, anak jalanan laki-laki 7, anak jalanan perempuan dua, hasil yustisi laki-laki 3, yustisi 1 perempuan serta terlantar 2 pria dan terlantar satu perempuan. (ze/fat)











































