Bupati Irsyad Imbau Masyarakat Kritik Kinerja Pemerintahannya

Bupati Irsyad Imbau Masyarakat Kritik Kinerja Pemerintahannya

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 18 Mei 2017 09:00 WIB
Bupati Irsyad Imbau Masyarakat Kritik Kinerja Pemerintahannya
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf meminta para wartawan terus memberikan masukan dan kritik terhadap kinerja pemerintahan yang dipimpinnya. Menurutnya, selain berfungsi sebagai kontrol, pers juga seyogyanya memberikan masukan ide-ide konstruktif pada pemerintah.

"Silahkan terus menyampaikan masukan dan kritik. Bagi saya kritik adalah pelecut untuk meningkatkan kinerja. Saya tak akan membatasi daya kritik wartawan, selama masih dalam kewenangan Pemkab Pasuruan, maka akan kita lakukan," kata Irsyad Yusuf atau Gus Irsyad saat memberikan sambutan di Pelantikan Pengurus PWI Pasuruan periode 2017-2020 di halaman Kantor Pemkab, Jalan Hayam Wuruk, Pasuruan, Rabu (17/5/2017) malam.

Selain dikenal akrab dengan semua kalangan, Gus Irsyad selama ini juga dekat dengan para wartawan. Ia meminta hubungannya dengan insan pers tersebut tak disalahartikan.

"Saya bahkan punya grup WA (whatsapp) khusus yang anggotanya para wartawan PWI. Tujuannya pertemanan, saling berbagi informasi bahkan guyonan. Tidak ada maksud apapun, lebih pada pertemanan. Kalau teman itu mau mengkritik dan memberi masukan itu lebih mudah," terang pria yang akrab disapa Gus Irsyad ini.

Masukan dan kritik dari wartawan terhadap kinerja jajaran pemerintahan, katanya, kerap kali langsung ditindaklanjuti atau dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

"Selamat pada pengurus baru semoga terus mampu memberikan sumbangsih pada masyarakat dan pemerintah, atas kritik, saran dan ide-idenya. Terima kasih untuk pengurus lama atas kerjasama dan sumbangsihnya selama ini," tandasnya.

Sementara Ketua PWI Jatim Ahmad Munir mengungkapkan tugas utama PWI adalah menjaga marwah wartawan. Menurutnya, 9 dari 10 tugas utama PWI adalah bagaimana menjaga marwah para wartawan, termasuk menjaga independensi dan terus menjunjung kode etik jurnalistik.

"Namun independensi wartawan bukan berdiri di awang-awang, bukan berarti tak punya keberpihakan. Wartawan harus berpihak pada kebenaran, kejujuran dan keadilan," jelasnya.

Acara ini dihadiri undangan dari semua unsur antara lain kepolisian, TNI, jajaran pemerintahan, ormas, dunia usaha, pengurus PWI Jatim dan sejumlah daerah, diantaranya Gresik, Malang hingga Sidoarjo. (fat/fat)
Berita Terkait