Bupati Emil Bicara Lelang Barang dan Jasa Saat di ULP Trenggalek

Bupati Emil Bicara Lelang Barang dan Jasa Saat di ULP Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 17 Mei 2017 11:55 WIB
Bupati Emil Bicara Lelang Barang dan Jasa Saat di ULP Trenggalek
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Penawar terendah lelang pengadaan barang dan jasa melalui Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tidak bisa dipastikan sebagai pemenang dan berhak mengerjakan proyek pemerintah.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengaku panitia akan melakukan penelitian dengan ketat setiap dokumen penawaran yang dikirim.

"Tim akan meneliti ulang terutama terhadap penawar terendah dan di bawah 20%. Karena kalau di bawah itu sangat dimungkinkan pengerjaannya kurang baik karena harganya tidak wajar. Tapi bukan berarti penawar paling rendah itu mengerjakan selalu asal-asalan," kata Bupati Emil Dardak usai inspeksi di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Trenggalek, Rabu (16/5/2017).

Pihaknya meminta ULP melakukan penelitian secara komprehensif terhadap penawar di bawah 20 persen, sebelum ditetapkan sebagai pemenang lelang. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan pemenang lain, bila dalam pemeriksaan ulang dinilai tidak kredibel.

Emil mengaku, pada musim lelang barang dan jasa banyak tekanan yang masuk terhadap panitia serta tim yang terlibat langsung dalam ULP Pemkab Trenggalek. Pihaknya meminta, seluruh personel yang terlbat untuk tetap menjaga integritas, sehingga pembangunan yang dilakukan bisa berjalan secara maksimal.

Dijelaskan, hasil pengerjaan proyek fisik yang buruk dan asal-asalan, tidak akan mampu tahan lama. Apalagi pemerintah juga tidak bisa serta-merta menganggarkannya kembali, mengingat banyak tahapan dan proses yang harus dilalui. "Kami tidak ingin anggaran sia-sia hanya karena pekerjaan yang kurang baik," imbuhnya.

Suami Arumi Bachsin ini mengaku imbauan tersebut bukanlah suatu bentuk intervensi bupati kepada ULP untuk mengalahkan penawar terendah, namun sebagai upaya untuk mengamankan kualitas pembangunan yang prima.

"Penawar terendahpun bila memang setelah diverifikasi secara komperhensif ternyata memenuhi syarat dan layak, tetap bisa ditetapkan sebagai pemenang," kata Emil.

Selain itu bupati berharap mental seluruh pegawai ULP di Trenggalek tetap terjaga dan kebal terhadap segala macam bentuk tekanan. Karena intervensi bisa datang dari mana saja termasuk dari oknum yang sengaja memanfaatkan nama pejabat maupun orang penting di Trenggalek. (fat/fat)
Berita Terkait