Lulus CPNS, 141 Bidan Kabupaten Pasuruan Diminta Tingkatkan Pengabdian

Lulus CPNS, 141 Bidan Kabupaten Pasuruan Diminta Tingkatkan Pengabdian

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 15 Mei 2017 16:33 WIB
Lulus CPNS, 141 Bidan Kabupaten Pasuruan Diminta Tingkatkan Pengabdian
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Sebanyak 141 pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan yang selama ini bertugas di Kabupaten Pasuruan dinyatakan lulus seleksi kompetensi dasar sebagai syarat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf meminta, para bidan tersebut lebih meningkatkan profesionalitas.

"Dari 151 bidan PTT, 141 berhasil lolos seleksi jadi CPNS. Sebagai calon abdi negara, harus selalu menjaga profesionalitas, setiap tindak tanduknya harus sesuai dengan norma hukum," kata Irsyad Yusuf saat menyerahkan SK CPNS kepada para bidan di Kantor Pemkab Pasuruan, Jalan Hayam Wuruk, Pasuruan, Senin (15/5/2017).

Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini menekankan tugas bidan sangat berat. Profesi bidan harus dilakukan dengan rasa pengabdian karena menjadi harapan keluarga yang akan dikaruniai anak.

"Setelah diangkat sebagai CPNS, harus ada perubahan sikap ke arah yang lebih baik. Tingkatkan profesionalitas, kedisiplinan dan jiwa pengabdian dimanapun nanti penempatannya," kata Gus Irsyad.

Kepala Dinas Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DKPPD) M Nasir mengungkapkan, ada 151 bidan PTT yang mengikuti seleksi pada 24 Agustus 2016 lalu dan 141 dinyatakan lulus. Nasir mengungkapkan proses seleksi dilakukan transparan dan sesuai tahapan dan prosedur.

"Yang dinyatakan tidak lulus rata-rata karena usianya lebih dari 35 tahun. Memang aturannya seperti itu. Banyak bidan PTT yang sudah mengabdi puluhan tahun gagal lolos karena batasan usia," kata Nasir.

Dia merinci, 141 bidan CPNS tersebut saat ini menjadi tenaga medis di sejumlah instansi kesehatan. Antara lain 10 Puskesmas Kejayan, 7 di Puskesmas Nguling, 6 di Puskesmas Puspo, 5 di Puskesmas Rembang, 3 di Puskesmas Tosari dan lainnya di sejumlah Puskesmas di sejumlah kecamatan. (fat/fat)
Berita Terkait